Tradisi Ziarah Haji, Warga Sumenep Raup Berkah

  • 22 Jun 2025 09:46 WIB
  •  Sumenep

KBRN, Sumenep: Tradisi mengunjungi jamaah haji yang baru pulang dari Tanah Suci Makkah masih kental dilestarikan oleh masyarakat Sumenep, Madura. Bukan hanya sebagai bentuk penghormatan, kegiatan seperti ini juga diyakini menjadi momen penuh keberkahan bagi keluarga dan tetangga.

Sejak kedatangan jemaah haji asal Sumenep berapa hari yang lalu, rumah-rumah jemaah haji di berbagai desa seperti Pandian, Kolor, hingga Lenteng ramai didatangi kerabat dan tetangga. Mereka datang membawa doa, bingkisan, buah tangan untuk mencicipi kurma atau air zamzam yang dibawa para haji.

“Saya datang bukan hanya untuk silaturahmi, tapi juga ingin numpang berkah, meraup barokah dari tamu Allah. Orang yang baru pulang haji itu masih harum doanya,” ujar Mekkah, warga Desa Lenteng, yang mengunjungi rumah seorang jamaah haji sepulang dari Makkah, Minggu (22/6/2025)

Di tengah kunjungan, para tamu biasanya meminta doa langsung kepada para haji. Hal ini diyakini doa orang yang baru pulang haji memiliki kekuatan spiritual yang luar biasa karena masih dalam keadaan suci dan spiritualitas tinggi.

Tidak hanya itu, beberapa warga juga menyempatkan diri mencium tangan sang haji sebagai simbol penghormatan sekaligus harapan mendapat keberkahan.

Di tengah era modern, tradisi mengunjungi jemaah haji menjadi pengingat kuat bahwa nilai-nilai silaturahmi, doa, dan spiritualitas tetap hidup dan membumi di masyarakat Madura, khususnya Sumenep.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....