Jemaah Haji diminta Beristirahat Menjelang Puncak Ibadah Haji
- 31 Mei 2025 00:21 WIB
- Sumenep
KBRN Sumenep : Mendekati Puncak Ibadah Haji menuju Armuzna, Jemaah Calon Haji (JCH) Kelompok terbang (Kloter) 23 Embarkasi Surabaya asal Kabupaten Sumenep, diminta untuk istirahat guna menjaga kesehatan dan Kebugaran fisik Jemaah.
Ketua Kloter 23 asal Kabupaten Sumenep, Mohammad Mabrur menyampaikan, sesuai dengan surat edaran yang dikeluarkan oleh pemerintah untuk menjaga kesehatan dan kebugaran fisik jemaah haji, pemerintah mengimbau untuk para jemaah tidak terlalu banyak melakukan kegiatan diluar.
“Himbau sesuai dengan surat edaran yang ada dari pemerintah bahwasannya, jamaah dihimbau agar tidak melaksanakan kegiatan ritual ibadah di luar hotel ataupun di luar areal-areal yang dekat dengan hotel,” katanya, Jum’at (30/5/2025).
Selain itu, sesuia dengan jadwal yang dikeluarkan sekaligus menjaga jemaah tidak melakukan perjalanan jauh menjelang puncak ibadah haji, per 1 Juni 2025, pemerintah memberhentikan sementera operasional bus Shalawat.
Menurutnya. Hal tersebut dilakukan untuk menjaga jemaah tidak melakukan ibadah diluar hotel, sebab menjelang puncak ibadah haji diperuntukkan untuk beristirahat untuk menghadapi ibadah wajib haji selanjutnya yaitu Arafah, Mustdalifa, dan mina.
“Pemerintah juga mengantisipasi agar jamaah tidak melaksanakan banyak kegiatan fisik di luar hotel dengan menonaktifkan sementara sejak tanggal 1 Juni bus solawat yang akan selalu mengantar jamaah ke Masjid Hilharam,” tambahnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....