Polda Jatim Musnahkan 22,226 Kg Kokain yang Ditemukan di Wilayah Polres Sumenep

  • 04 Mei 2026 18:17 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jawa Timur memusnahkan barang bukti narkotika jenis kokain seberat 22,226 kilogram di depan Lobby Tribrata Mapolda Jatim, Senin 04 Mei 2026. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto, serta dihadiri unsur Forkopimda, BNN, Bea Cukai, dan instansi terkait lainnya.

Pemusnahan ini merupakan tindak lanjut dari pengungkapan kasus narkotika yang berhasil diungkap jajaran Polda Jatim sepanjang tahun 2026. Berdasarkan data, sejak awal tahun, Ditresnarkoba Polda Jatim telah menangani 2.231 kasus dengan total 2.851 tersangka.

Kapolda Jatim, Irjen Pol Nanang Avianto, mengungkapkan bahwa barang bukti yang disita tidak hanya kokain, tetapi juga berbagai jenis narkotika lain seperti sabu, ganja, dan ekstasi dalam jumlah besar.

“Untuk kokain sendiri jumlahnya mencapai 22,22 kilogram. Ini tergolong temuan yang jarang, karena jenis ini mahal dan tidak umum beredar di wilayah Jawa Timur,” ujarnya.

Ia juga memaparkan, Kota Surabaya masih menjadi wilayah dengan tingkat kerawanan tertinggi terhadap peredaran narkoba, disusul Malang dan Sidoarjo. Namun, temuan kokain dalam jumlah besar di wilayah pesisir Kabupaten Sumenep menjadi perhatian khusus.

“Ini menjadi peringatan bahwa wilayah dengan kategori rendah sekalipun bisa dimanfaatkan sebagai jalur masuk narkoba, khususnya melalui jalur pesisir,” ujarnya dengan tegas.

Lebih lanjut dijelaskan, barang bukti kokain tersebut awalnya ditemukan dengan berat kotor 27,83 kilogram di kawasan pesisir Sumenep. Setelah melalui proses pembersihan dan uji laboratorium forensik, berat bersihnya menjadi 22,226 kilogram dan dinyatakan positif mengandung kokain.

Pemusnahan dilakukan setelah melalui uji laboratorium oleh Bidlabfor Polda Jatim sebagai langkah antisipasi penyalahgunaan. Kegiatan ini juga menjadi bentuk transparansi penegakan hukum kepada publik.

Kapolda Jatim turut mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam pemberantasan narkoba dengan melaporkan setiap temuan mencurigakan di lingkungan sekitar.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus waspada dan segera melapor jika menemukan hal mencurigakan. Sinergi ini penting untuk menyelamatkan generasi bangsa dari bahaya narkoba,” ucapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....