Parfum di Leher Sebabkan Kanker? Ini Faktanya
- 30 Jun 2026 10:47 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID- Sumenep - Informasi yang menyebutkan penggunaan parfum di area leher dapat menyebabkan kanker tiroid kembali menjadi perbincangan. Namun, klaim tersebut dipastikan tidak benar karena belum memiliki bukti ilmiah yang mendukung.
Dokter Spesialis Bedah Subspesialis Bedah Onkologi RS Pondok Indah, Diani Kartini, menegaskan bahwa menyemprotkan parfum pada kulit leher tidak menyebabkan kanker tiroid. Ia menyebut anggapan tersebut sebagai informasi keliru yang beredar di masyarakat.
“Semprotkan parfum ke leher sebabnya kanker tiroid, itu hoaks ya,” ujar Diani.
Dilansir dari cnnIndonesia.com kanker tiroid terjadi akibat pertumbuhan sel abnormal pada kelenjar tiroid yang berkembang secara tidak terkendali hingga membentuk tumor ganas. Penyebab pasti penyakit ini belum sepenuhnya diketahui, tetapi terdapat sejumlah faktor yang dapat meningkatkan risikonya.
Beberapa faktor yang berhubungan dengan kanker tiroid di antaranya paparan radiasi, terutama pada bagian kepala dan leher, riwayat keluarga atau faktor genetik, serta gangguan akibat kekurangan yodium yang dapat memengaruhi kondisi kelenjar tiroid.
Diani menjelaskan, paparan radiasi menjadi salah satu faktor risiko yang perlu mendapat perhatian. Risiko tersebut umumnya berkaitan dengan riwayat terapi radiasi atau paparan radiasi medis tertentu, khususnya ketika terjadi pada usia anak-anak.
Ia menambahkan, parfum yang hanya mengenai permukaan kulit leher tidak memiliki mekanisme yang terbukti dapat memicu terbentuknya kanker tiroid. Efek suatu zat terhadap tubuh juga bergantung pada jenis bahan, jumlah paparan, dan cara zat tersebut berinteraksi dengan jaringan tubuh.
Masyarakat tetap diperbolehkan menggunakan parfum pada area leher selama dilakukan secara wajar. Namun, penggunaan parfum sebaiknya memperhatikan kondisi kulit agar tidak menimbulkan iritasi.
Beberapa langkah yang dapat dilakukan yaitu memakai parfum secukupnya, menghindari penggunaan pada kulit yang terluka, serta melakukan uji coba terlebih dahulu bagi orang dengan kulit sensitif.
Dengan demikian, kabar bahwa parfum yang disemprotkan ke leher dapat menyebabkan kanker tiroid merupakan informasi yang tidak terbukti. Masyarakat diimbau lebih teliti dalam menerima informasi kesehatan agar tidak mudah terpengaruh oleh kabar yang belum terverifikasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....