Bunga Kertas Tak Hanya Indah, Simpan Makna dan Manfaat Kesehatan

  • 25 Mei 2026 15:05 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep – Bunga Bougenville atau yang lebih dikenal masyarakat sebagai Bunga Kertas menjadi salah satu tanaman hias yang mudah ditemukan di berbagai wilayah Indonesia. Tanaman ini kerap menghiasi tepi jalan, taman hingga halaman rumah karena tampilannya yang rimbun dengan warna-warna cerah yang mampu menciptakan suasana lebih hidup dan menarik.

Bunga Kertas memiliki beragam warna, mulai dari merah, ungu, merah muda, oranye hingga putih. Selain memiliki nilai estetika yang tinggi, tanaman ini juga dikenal mudah dalam perawatannya. Bougenville termasuk tanaman yang tahan terhadap cuaca panas serta tidak memerlukan banyak air sehingga banyak dipilih sebagai tanaman penghias lingkungan rumah.

Tak hanya menghadirkan keindahan visual, Bunga Kertas juga memiliki makna filosofis. Dikutip dari laman Radar Lampung, bunga ini melambangkan kasih sayang serta hal-hal baik bagi anak-anak, orang tua, sahabat, maupun pasangan. Di sejumlah negara, Bougenville juga menjadi simbol keindahan.

Setiap warna pada Bunga Kertas juga diyakini memiliki makna tersendiri. Berdasarkan informasi dari laman PictureThis, warna merah melambangkan cinta, keberanian dan semangat. Sementara warna ungu identik dengan kemewahan, keanggunan dan kehormatan. Makna yang beragam tersebut membuat bunga ini kerap digunakan sebagai media untuk menyampaikan pesan dan perasaan tertentu.

Karena tampilannya yang cantik dan berwarna-warni, Bunga Kertas juga banyak digunakan dalam berbagai acara seperti pernikahan, festival maupun perayaan lainnya. Kehadirannya dinilai mampu mempercantik dekorasi sekaligus menciptakan suasana yang hangat, ceria, dan meriah.

Selain berfungsi sebagai tanaman hias, Bunga Kertas juga diketahui memiliki manfaat kesehatan. Beberapa sumber menyebutkan tanaman ini dimanfaatkan secara tradisional untuk membantu mengatasi bisul, haid tidak teratur, disentri, keputihan, hingga membantu menyegarkan tubuh. Namun manfaat kesehatan tersebut tetap memerlukan kajian medis lebih lanjut sebelum digunakan sebagai pengobatan utama.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....