Cerita Istimewa Di Balik Indahnya Bunga Matahari
- 21 Jan 2026 08:41 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Bunga matahari Adalah salah satu jenis tanaman yang memiliki cerita unik yang istimewa. Keistimewaannya terletak pada kemampuan uniknya mengikuti matahari simbolisme optimisme. Selain itu bunga biji matahari kaya vitamin, mineral, antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan. Serta manfaat ekologis seperti menyerap zat radioaktif dan mendukung penyerbuk, menjadikannya tanaman serbaguna untuk pangan, obat, dan lingkungan.
Bunga matahari sangat mudah tumbuh, cocok untuk pencinta tanaman baru. Bahkan tanaman ini bisa tumbu dan berkembang pesat dalam 3 bulan, terutama jika mendapatkan sinar matahari penuh (6-8 jam sehari) dan tanah yang drainasenya baik. Benih dapat ditanam langsung, lebih menyukai suhu 21 hingga 26 derajat Celcius, dan membutuhkan penyiraman teratur agar batang kokoh dan bunga mekar optimal.
Salah seorang Pencinta Tanaman Khumairah mengatakan, menanam bunga matahari gampang-gampang susah, dan bisa dimulai dengan menyemai biji menggunakan tisu lembab di kantong plastik atau langsung di media tanam yang gembur dan kaya nutrisi.
“Kita harus memastikan tanaman mendapat sinar matahari penuh dan air cukup, lalu pindahkan bibit setelah cukup kuat (sekitar 15-20 cm) ke lokasi tanam yang terang dengan jarak tanam sesuai jenis varietas, dan berikan penyangga saat tanaman membesar untuk menopang bunga yang berat,” ujarnya, Senin, 21 Januari 2026.
Khumairah menyebutkan ada beberapa Langkah menanam bunga matahari:
1. Pilih Bibit & Waktu, yaitu dengan memilih biji yang berkualitas baik, tidak kopong dan menanam saat cuaca hangat dan cerah.
2. Penyemaian (Opsional tapi disarankan), yaitu Lembabkan tisu atau kapas, letakkan biji, tutup lagi, masukkan kantong plastik, letakkan di tempat gelap. Selain itu, Periksa setiap hari; saat tunas dan akar kecil muncul (1-4 mm), pindahkan.
3. Persiapan Lahan/Pot yaitu yang pertama pastikan Tanah gembur, kaya kompos atau pupuk kandang, dengan drainase baik. Kemudian pH tanah ideal 6-7.2. Selain itu, Jika di pot, pastikan ada lubang drainase.
4. Penanaman Bibit (Setelah disemai) yaitu, pertama dengan membuat lubang tanam (kedalaman 2.5-5 cm). Kemudian pindahkan bibit beserta media semainya agar akar tidak stres. Setelah itu, Tutup dengan tanah, sisakan pangkal batang sedikit terbuka. Beri jarak tanam: varietas besar 45-90 cm, kecil 30-45 cm.
5. Untuk perawatan, yaitu pastikan Sinar Matahari karena Wajib sinar matahari penuh (setidaknya 6-8 jam sehari). Lakukan Penyiraman secara teratur, terutama saat panas, minimal sehari sekali. Selain itu perlu Dukungan seperti Gunakan tongkat atau penyangga saat bunga mulai berat agar tidak roboh. Lakukan Pemupukan, dengan memberi pupuk organik seminggu sekali atau sesuai kebutuhan. Atau gunakan Mulsa dedaunan kering untuk menjaga kelembaban tanah.
6. Panen, ketika memasuki masa panen biji saat bunga mulai kering dan menguning, bisa diolah jadi kuaci. (ANI)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....