Kaktus, 'Si Tangguh' Simbol Gaya Hidup Simpel dan Estetik
- 22 Sep 2025 14:37 WIB
- Sumenep
KBRN, Sumenep : Kaktus, dikenal sebagai tanaman yang 'mudah' untuk dirawat karena tidak membutuhkan banyak air. Selain itu, tanaman ini memiliki ribuan jenis dengan berbagai ukuran. Tak heran, kaktus menjadi populer sebagai tanaman hias yang dikomersilkan. Apalagi, ada tren penjualan kaktus mini, yang memiliki kesan menggemaskan dan semakin digemari.
Laman Globalgrowthinsights mencatat, pasar global tanaman kaktus (untuk hias / ornamental) diperkirakan bernilai USD 5,48 milyar pada 2024 dan diproyeksikan naik menjadi USD 5,95 milyar pada 2025. Sementara itu tidak ada data pasti berapa penjualan kaktus di dalam negeri sebagai tanaman hias, namun sebuah data personal dari penjual menyebut terjadi peningkatan penjualan kaktus saat pandemi.
Kaktus mampu menyimpan air pada batangnya, untuk bertahan dari kekeringan. Kaktus biasa tumbuh pada lingkungan gurun yang memiliki kadar air yang rendah, sehingga menyiram banyak air pada kaktus malah akan merusak kaktus.
Faktanya, tanaman yang memiliki lebih dari 2.000 spesies dengan bentuk dan ukuran yang bervariasi ini tidak memiliki daun, tapi punya bunga yang indah. Meski begitu, tidak semua jenis kaktus menghasilkan bunga, namun bentuk dan keunikan kaktus itu membuatnya sangat digemari masyarakat.
Selain segi estetika dan keunikan bentuknya, perawatannya yang mudah menjadikan daya komersil kaktus sebagai tanaman hias meningkat. Kaktus cocok untuk orang yang sibuk karena perawatannya tidak memerlukan penyiraman yang rutin.
Tren urban gardening yang meningkat juga berdampak pada kaktus. Merawat kaktus mini yang cukup diletakkan di meja tanpa memerlukan ruang yang banyak turut meningkat seiring gaya hidup urban yang serba cepat dan praktis. Terlebih, dalam beberapa kepercayaan, kaktus dianggap mampu menyerap energi negatif dan memberi perlindungan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....