Dua Spesies Begonia Ditemukan di Hutan Kaliamantan
- 10 Jun 2025 08:15 WIB
- Sumenep
KBRN, Sumenep : Kalimantan kembali menunjukkan kekayaan biodiversitasnya dengan ditemukannya dua spesies tanaman hias baru dari genus Begonia. Penemuan ini dilakukan oleh tim peneliti dari lembaga botani nasional bekerja sama dengan universitas lokal dalam ekspedisi eksplorasi flora di kawasan hutan tropis Kalimantan. Kedua spesies tersebut memiliki ciri morfologi yang unik dan belum pernah tercatat dalam literatur ilmiah sebelumnya. Salah satunya memiliki daun lebar berbentuk oval dengan permukaan mengilap dan warna kehijauan tua, sementara spesies lainnya menunjukkan pola urat daun yang mencolok dengan warna merah keunguan di bagian bawah daun. Masing-masing spesies ditemukan tumbuh liar di bawah naungan hutan hujan tropis, pada lereng lembab berbatu, yang menunjukkan preferensi habitat khas dari tanaman Begonia yaitu tempat-tempat dengan kelembaban tinggi dan pencahayaan tidak langsung.
Ekspedisi ke kawasan Bukit Baka Bukit Raya dilakukan pada Juni 2024, dan hasilnya dipublikasikan dalam jurnal Phytotaxa tanggal 6 Juni 2025. Penemuan ini diumumkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Indonesia melalui kantor berita Antara pada 9 Juni 2025.
Dua Spesies Begonia Baru Ditemukan di Hutan Kalimantan
1. Begonia bukitrayaensis
Ditemukan di dataran tinggi Gunung Bukit Raya, taman nasional Bukit Baka Bukit Raya, Kalimantan Barat. Memiliki ciri khas duri menyerupai "cakar kucing" pada permukaan daun, membedakannya dari spesies lain .
2. Begonia kalimantana
Ditemukan di lembah dalam kawasan yang sama dan di hutan desa Tumbang Habangoi, Kalimantan Tengah. Daunnya menonjolkan pola yang “indah dan mencolok”, membuatnya mudah dikenali sebagai spesies baru .
Proses identifikasi dilakukan melalui pengamatan langsung di lapangan serta analisis morfologi di laboratorium. Spesimen tanaman kemudian dibandingkan dengan data begonia yang telah terdokumentasi di Asia Tenggara. Setelah proses verifikasi yang teliti, para peneliti menyimpulkan bahwa kedua tanaman tersebut merupakan spesies baru dan layak diberi nama ilmiah resmi. Menurut salah satu peneliti, penemuan ini memperkuat fakta bahwa Kalimantan merupakan hotspot keanekaragaman hayati yang masih banyak menyimpan spesies tumbuhan endemik yang belum terungkap.
Temuan ini juga menjadi pengingat akan pentingnya konservasi hutan Kalimantan. Deforestasi, penambangan, dan alih fungsi lahan menjadi ancaman nyata terhadap kelangsungan hidup flora unik seperti Begonia. Kedua spesies tersebut kini sedang diajukan untuk status konservasi berdasarkan kriteria IUCN, mengingat habitatnya yang sempit dan potensi ancaman ekologis. Dengan penemuan ini, jumlah spesies Begonia yang tercatat di Indonesia khususnya di Kalimantan semakin bertambah. Ini membuka peluang baru untuk studi botani, konservasi, serta pemanfaatan tanaman hias lokal yang bernilai tinggi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....