Fakta Unik di Balik “Wonderwall”, Lagu Oasis yang Tak Lekang oleh Waktu

  • 30 Sep 2026 13:25 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep – Oasis merupakan grup musik rock asal Manchester, Inggris, yang dibentuk pada 1991. Salah satu lagu paling ikonik mereka, “Wonderwall”, ditulis oleh Noel Gallagher dan menjadi bagian dari album kedua Oasis, (What’s the Story) Morning Glory?.

“Wonderwall” direkam pada Mei 1995 di Rockfield Studios, Wales, ketika Oasis mengerjakan album tersebut. Lagu ini kemudian dirilis sebagai singel pada Oktober 1995, dengan karakter yang berbeda dari musik rock Oasis yang dikenal keras dan penuh distorsi.

Lagu tersebut menampilkan pendekatan akustik yang lebih lembut dan emosional. Liam Gallagher menjadi vokalis utama, sementara Noel Gallagher memainkan gitar dan sejumlah instrumen lainnya dalam proses rekaman.

Menariknya, Liam awalnya tidak menyukai “Wonderwall” karena menganggap musiknya terlalu berbeda dari karakter Oasis. Namun, setelah menyanyikannya, Liam mengakui bahwa lagu tersebut merupakan karya yang bagus.

Dalam artikel Rolling Stone Australia, “Wonderwall” disebut sebagai “a rock standard” yang mampu melampaui popularitasnya sebagai lagu era 1990-an. Artikel tersebut juga mencatat lagu ini telah memperoleh lebih dari dua miliar pemutaran di Spotify dan dinyanyikan ulang oleh berbagai musisi.

Di Amerika Serikat, “Wonderwall” mencapai posisi kedelapan Billboard Hot 100 dan bertahan selama 10 pekan di puncak tangga lagu Alternative Songs. Di Australia, lagu tersebut bahkan mencapai posisi pertama ARIA Singles Chart dan menjadi nomor satu dalam jajak pendapat Triple J Hottest 100 tahun 1995.

Fakta Unik “Wonderwall”

1. Judulnya terinspirasi George Harrison

Nama “Wonderwall” merujuk pada Wonderwall Music, album eksperimental George Harrison yang dirilis pada 1968. Album tersebut menjadi soundtrack film berjudul Wonderwall.

2. Makna lagunya sempat membingungkan

Banyak orang mengira lagu ini ditulis Noel untuk kekasihnya saat itu, Meg Matthews. Namun, Noel kemudian menjelaskan bahwa lagu tersebut bercerita tentang seorang teman imajiner yang datang untuk menyelamatkan seseorang dari dirinya sendiri.

3. Proses rekamannya berlangsung cepat

Fondasi gitar akustik direkam Noel dalam satu hari di Rockfield Studios. Setelah itu, bagian drum, gitar tambahan, bas, dan vokal diselesaikan dalam proses rekaman yang relatif singkat.

4. Liam awalnya tidak menyukai lagunya

Saat pertama kali mendengar lagu tersebut, Liam menilai musiknya terlalu berbeda dari karakter Oasis. Ia bahkan merasa lagu itu tidak cocok dengan gaya musik yang biasa mereka bawakan. Namun, pandangannya berubah setelah merekam bagian vokalnya.

5. “Wonderwall” bukan singel pertama dari albumnya

Sebelum “Wonderwall”, Oasis lebih dahulu merilis “Some Might Say” dan “Roll with It” sebagai singel dari (What’s the Story) Morning Glory?.

6. Pernah menjadi bagian dari perseteruan Oasis dan Jay-Z

Pada 2008, Jay-Z menjadi salah satu penampil utama Glastonbury setelah Noel mengkritik keputusan menghadirkan musisi hip-hop dalam festival tersebut. Jay-Z kemudian memainkan “Wonderwall” dalam penampilannya dan mengajak penonton bernyanyi bersama.

7. Noel Gallagher tidak menganggapnya sebagai lagu favorit

Meskipun “Wonderwall” menjadi lagu paling dikenal Oasis, Noel pernah mengatakan lagu tersebut bukan favoritnya. Dalam wawancara yang dikutip Rolling Stone Australia, Noel tetap mengakui besarnya respons penonton terhadap lagu tersebut.

8. Menjadi lagu lintas generasi

“Wonderwall” tidak berhenti sebagai hit era Britpop 1990-an. Lagu tersebut terus diputar, dinyanyikan ulang, dan digunakan oleh berbagai musisi hingga menjadi salah satu lagu rock yang dikenal lintas generasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....