Supergirl 2026 Dinilai Kurang Kuat Secara Cerita

  • 30 Jun 2026 10:47 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID- Sumenep - Film Supergirl (2026) yang menjadi bagian dari semesta terbaru DC mendapat perhatian setelah dinilai memiliki potensi besar dalam menghadirkan sisi emosional seorang pahlawan super. Namun, sejumlah kritik menyoroti eksekusi cerita yang dianggap belum mampu mengoptimalkan kekuatan karakter utama.

Film yang menampilkan Kara Zor-El, sepupu Superman, ini disebut memiliki konsep menarik dengan pendekatan berbeda terhadap sosok superhero. Karakter Supergirl digambarkan lebih rapuh, penuh luka masa lalu, serta menghadapi konflik batin yang membuatnya jauh dari gambaran pahlawan yang sempurna.

Performa Milly Alcock sebagai Kara Zor-El menjadi salah satu aspek yang banyak mendapat apresiasi. Aktris tersebut dinilai mampu membawa karakter Supergirl dengan nuansa lebih liar, emosional, dan tidak biasa melalui gaya punk rock yang dipadukan dengan tampilan visual khas film.

Kendati demikian, kekuatan akting tersebut belum sepenuhnya mampu menutupi kelemahan utama film, terutama dari sisi penulisan cerita. Alur perjalanan Kara dalam menghadapi trauma dan menemukan kembali tujuan hidup dinilai belum berkembang secara alami.

Film berdurasi sekitar 108 menit itu menghadirkan perjalanan antargalaksi Kara untuk menghadapi Krem sekaligus menyelamatkan Krypto. Namun, konflik tersebut dianggap kurang mendapat penggalian mendalam sehingga adegan aksi yang ditampilkan terasa kurang memberikan dampak emosional.

Selain itu, beberapa karakter pendukung juga dinilai belum maksimal. Kehadiran Jason Momoa sebagai Lobo disebut memiliki daya tarik tersendiri, tetapi belum memberikan kejutan besar dalam keseluruhan cerita. Sementara karakter antagonis Krem juga dianggap belum mampu membangun hubungan emosional kuat dengan penonton.

Konsep kelompok penjahat The Brigands yang membawa isu penculikan dan perdagangan anak perempuan sebenarnya memiliki peluang untuk memperkuat konflik utama. Namun, gagasan tersebut dinilai hanya menjadi bagian tambahan tanpa eksplorasi yang lebih mendalam.

Secara keseluruhan, Supergirl (2026) dianggap bukan film yang sepenuhnya gagal, tetapi belum mampu menghadirkan gebrakan besar seperti yang diharapkan. Film ini dinilai lebih banyak bergantung pada kekuatan karakter utama dibandingkan cerita yang solid dan perkembangan konflik yang kuat.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....