Bernadya Angkat Cherophobia di Album Semoga Hanya di Mimpi
- 29 Jun 2026 13:22 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Bernadya resmi merilis album studio keduanya bertajuk Semoga Hanya di Mimpi pada 24 Juni 2026 melalui JUNI Records. Album ini menjadi karya solo terbaru Bernadya setelah Sialnya, Hidup Harus Tetap Berjalan, dengan menghadirkan 10 lagu yang mengangkat berbagai sisi emosi dalam kehidupan.
Lewat album ini, Bernadya banyak bercerita tentang rasa cinta, kecemasan, hingga ketakutan yang sering muncul di tengah momen-momen yang justru terasa tenang. Tema tersebut menjadi benang merah yang menghubungkan setiap lagu dalam album ini.
Menariknya, proses kreatif Semoga Hanya di Mimpi lahir bukan saat Bernadya sedang menghadapi peristiwa besar. Justru sebaliknya, album ini ditulis ketika kehidupannya berjalan seperti biasa. Dari situ muncul keresahan yang kemudian ia kenali sebagai cherophobia, yaitu rasa takut untuk merasa bahagia karena khawatir kebahagiaan itu akan diikuti oleh sesuatu yang buruk.
Perasaan tersebut bahkan sempat membuat Bernadya ingin mengubah lirik lagu Laut yang Tenang. Namun setelah melalui berbagai pertimbangan, ia memutuskan mempertahankan versi awal karena merasa lirik itu paling jujur mewakili apa yang sedang ia rasakan.
Dalam penggarapan album, Bernadya menggandeng sejumlah musisi dan penulis lagu, seperti Petra Sihombing, Rendy Pandugo, Baskara Putra, Enrico Octaviano, Dennis Ferdinand, grup Perunggu, serta Vega Antares. Kolaborasi tersebut menghadirkan warna baru tanpa menghilangkan identitas musikal Bernadya.
Dari sisi aransemen, album ini banyak terinspirasi dari musik Indonesia era awal 2000-an. Dominasi instrumen organik dipadukan dengan sentuhan elektronik yang membuat setiap lagu terasa hangat sekaligus modern.
Meski menawarkan nuansa yang berbeda dari karya sebelumnya, ciri khas Bernadya tetap terasa kuat lewat vokalnya yang lembut dan lirik-lirik puitis yang dekat dengan pengalaman banyak orang. Semoga Hanya di Mimpi menjadi ruang bagi Bernadya untuk menuangkan kegelisahan yang mungkin juga pernah dirasakan oleh para pendengarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....