In Memoriam Pongky, Anjing K9 BNN Mengabdi 12 Tahun dalam Pemberantasan Narkoba

  • 10 Apr 2026 15:15 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep : Anjing K9 bernama Pongky milik Badan Narkotika Nasional dikenal sebagai salah satu aset penting dalam upaya pemberantasan narkoba di Indonesia. Selama masa tugasnya, Pongky menjadi bagian dari unit anjing pelacak yang membantu aparat dalam mendeteksi berbagai jenis zat terlarang.

Pongky dilatih secara khusus untuk mengenali aroma narkotika seperti sabu, ganja, dan ekstasi. Dengan kemampuan penciuman yang tajam, ia mampu menemukan barang terlarang meski disembunyikan dalam berbagai modus dan lokasi yang sulit dijangkau manusia.

Dalam berbagai operasi, Pongky kerap diterjunkan di sejumlah titik strategis seperti bandara, pelabuhan, serta pemeriksaan kendaraan. Kehadirannya membantu mempercepat proses penyisiran sekaligus meningkatkan akurasi petugas dalam menemukan barang bukti.

Pelatihan yang dijalani anjing K9 seperti Pongky dilakukan secara intensif dan berkelanjutan. Selain dilatih mengenali bau narkotika, anjing juga dibentuk agar disiplin terhadap instruksi pawang serta mampu bekerja dalam situasi yang dinamis dan penuh tekanan.

Peran anjing K9 terbukti efektif dalam mendukung tugas penegakan hukum. Sejumlah kasus penyelundupan narkoba berhasil diungkap berkat kejelian anjing pelacak, termasuk kontribusi yang diberikan Pongky selama masa pengabdiannya.

Sementara itu, melalui akun resmi Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Timur, telah dikonfirmasi bahwa Pongky telah meninggal dunia setelah menjalani masa tugas selama kurang lebih 12 tahun. Unggahan tersebut menjadi bentuk penghormatan atas dedikasi dan loyalitas Pongky dalam membantu pemberantasan narkotika.

Pengabdian Pongky menjadi simbol bahwa upaya melawan peredaran gelap narkoba tidak hanya mengandalkan manusia dan teknologi, tetapi juga melibatkan peran hewan terlatih dengan kemampuan luar biasa. Dedikasinya selama lebih dari satu dekade meninggalkan jejak penting dalam penegakan hukum di Indonesia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....