Sekuel 'The Super Mario Galaxy' Tuai Pro-Kontra
- 02 Apr 2026 02:05 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Sorotan publik kembali tertuju pada film terbaru Mario. Sekuel bertajuk The Super Mario Galaxy Movie memicu perdebatan hangat. Soundtrack film ini menuai kritik dari sebagian penggemar.
Melansir laman BBC, kontroversi muncul dari pilihan lagu pop dan rock dalam film. Beberapa penonton merasa musik tersebut kurang cocok dengan dunia Mario. Nama seperti Beastie Boys hingga AC/DC ikut disebut.
Tak hanya itu, lagu dari Bonnie Tyler juga menjadi bahan perdebatan. Sebagian fans menilai nuansa musik tersebut terasa asing. Hal ini dianggap mengganggu atmosfer khas Mario.
Di sisi lain, pujian tetap mengalir untuk kualitas visual film. Disebutkan film ini sebagai karya animasi yang sangat indah. Review menilai film tersebut sebagai surat cinta bagi penggemar Mario.
Pandangan serupa datang dari kreator konten gim. Sophie Keen menilai film ini sebagai tambahan cerita yang menarik. Ia menyebutnya sebagai pelengkap bagi penggemar.
Menurut Keen, film Galaxy justru lebih menghibur dibanding film pertama. Ia menyoroti banyaknya momen lucu dalam cerita. Selain itu, ada juga adegan hangat yang menyentuh.
Ia menilai keseimbangan humor dan emosi menjadi kekuatan utama film ini. Hal tersebut membuat pengalaman menonton terasa lebih ringan. Penonton pun lebih mudah menikmati alur cerita.
Meski begitu, Keen mengingatkan ekspektasi penonton. Film ini bukan adaptasi sempurna dari gim aslinya. Ia meminta penonton tidak berharap alur yang sama persis.
Cerita film menampilkan petualangan antargalaksi yang penuh aksi. Karakter seperti Toad hingga Yoshi kembali hadir. Mereka terlibat dalam kejar-kejaran di luar angkasa.
Perkembangan ini juga mencerminkan langkah besar Nintendo. Perusahaan tersebut kini merambah industri hiburan lebih luas. Tidak hanya fokus pada video game.
Selain film, Nintendo juga menghadirkan taman hiburan bertema Mario. Fasilitas ini tersedia di beberapa lokasi Universal Studios. Mereka juga membuka toko merchandise di Jepang dan Amerika Serikat.
Namun, sebagian penggemar masih menunggu gim Mario 3D terbaru. Ketiadaan rilisan baru tahun ini memicu kekecewaan. Film Galaxy dianggap sebagai pengisi kekosongan sementara.
Pengamat industri turut memberikan pandangannya. Sam Woods melihat perubahan strategi Nintendo. Ia menyebut perusahaan kini lebih terbuka untuk bereksperimen.
Menurut Woods, Nintendo sebelumnya sangat protektif terhadap waralaba mereka. Kini, pendekatan tersebut mulai berubah. Mereka terlihat lebih berani berkolaborasi dan berekspansi.
Perubahan ini dinilai membawa angin segar bagi penggemar. Eksplorasi lintas industri membuka peluang baru. Masa depan Mario pun terlihat semakin luas dan menjanjikan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....