Lonjakan Belanja Online saat Promo Besar, Cerdas atau Impulsif?

  • 02 Mar 2026 11:15 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Fenomena lonjakan belanja online saat promo besar kembali menjadi sorotan publik. Setiap tanggal kembar atau kampanye diskon nasional, jutaan transaksi terjadi hanya dalam hitungan jam. Pertanyaannya, apakah perilaku ini mencerminkan konsumen yang cerdas atau justru impulsif?

Promo besar sering kali dikemas dengan potongan harga fantastis dan penawaran terbatas. Strategi ini memicu rasa takut ketinggalan atau fear of missing out pada banyak orang. Akibatnya, keputusan membeli kerap dilakukan tanpa pertimbangan matang.

Di satu sisi, belanja saat diskon memang bisa menjadi langkah cerdas. Konsumen dapat memperoleh barang kebutuhan dengan harga jauh lebih murah dibanding hari biasa. Dengan perencanaan yang tepat, promo justru membantu menghemat pengeluaran bulanan.

Namun di sisi lain, tidak sedikit orang membeli barang yang sebenarnya tidak dibutuhkan. Label “flash sale” atau “stok terbatas” sering memancing dorongan emosional. Tanpa daftar belanja yang jelas, keranjang belanja mudah terisi oleh produk impulsif.

Perilaku konsumtif ini juga dipengaruhi oleh kemudahan sistem pembayaran digital. Fitur paylater dan cicilan instan membuat proses transaksi terasa ringan di awal. Padahal, tagihan yang menumpuk bisa menjadi beban finansial di kemudian hari.

Media sosial turut memperkuat tren belanja saat promo besar. Influencer dan iklan yang muncul berulang kali menciptakan persepsi bahwa produk tertentu wajib dimiliki. Paparan yang intens tersebut dapat mengaburkan batas antara kebutuhan dan keinginan.

Agar tetap bijak, konsumen perlu menyusun anggaran sebelum masa promo dimulai. Membuat daftar prioritas dan membandingkan harga lebih dulu bisa mencegah pembelian yang tidak perlu. Selain itu, penting untuk menahan diri dari godaan diskon yang tidak relevan.

Pada akhirnya, belanja online saat promo besar bukanlah sesuatu yang salah. Semua bergantung pada cara kita mengelola keputusan dan emosi ketika berhadapan dengan potongan harga. Konsumen yang cerdas adalah mereka yang mampu memanfaatkan diskon tanpa kehilangan kendali finansial.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....