"Earth Tone" Mendominasi Panggung Mode Dunia 2025

  • 23 Mei 2025 17:21 WIB
  •  Sumenep

KBRN, Sumenep : Dunia fashion telah memasuki babak baru yang lebih berkelanjutan dan sadar lingkungan. Pada pekan mode Paris tahun ini, desainer-desainer ternama dari berbagai negara kompak menghadirkan koleksi yang terinspirasi dari alam dan memanfaatkan bahan-bahan daur ulang. Nuansa warna tanah seperti cokelat tua, hijau lumut, dan biru laut mendominasi koleksi musim gugur 2025. Selain itu, banyak busana yang dibuat dari kain hasil daur ulang plastik laut, limbah tekstil lama, hingga serat tanaman lokal. Salah satu sorotan datang dari rumah mode Indonesia, Langit Bumi, yang memukau penonton dengan gaun-gaun elegan berbahan serat pisang dan tenun bambu. Koleksi mereka mendapat sambutan meriah dan disebut sebagai "perpaduan harmonis antara teknologi dan tradisi."

“Fashion tidak bisa lagi hanya soal estetika. Harus ada nilai keberlanjutan di dalamnya,” ujar Clara Maure, kurator acara Paris Green Fashion Week. Tren ini juga menginspirasi brand-brand lokal di berbagai negara untuk berinovasi. Di Jakarta, sejumlah desainer muda seperti Raka Aditya dan Alin Nurani mulai mengembangkan koleksi busana pesta berbahan ramah lingkungan yang tetap terjangkau. Konsumen pun semakin kritis terhadap asal-usul pakaian mereka. Banyak yang mulai memilih label yang transparan soal proses produksi, dampak lingkungan, dan kesejahteraan pekerja.

Fashion warna earth tone lebih banyak melibatkan penggunaan bahan-bahan ramah lingkungan seperti katun organik, linen, dan ramie. Fashion 2025 bukan sekadar tren, tetapi refleksi dari kesadaran global akan pentingnya mencintai bumi tanpa mengorbankan gaya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....