Tradisi Salam Tempel Menjadi Simbol Berbagi Kebahagiaan Masyarakat di Sumenep

  • 22 Mar 2026 11:03 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Aroma khas tinta emisi terbaru dan gemerisik lembaran kertas yang masih kaku mulai mewarnai persiapan masyarakat di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, menyambut Hari Raya Idul Fitri. Di balik kesibukan warga menyiapkan hidangan khas lebaran, terdapat satu tradisi yang tak pernah absen dari genggaman warga di ujung timur Pulau Madura ini, yakni perburuan uang baru untuk "salam tempel".

Tradisi salam tempel, atau pemberian uang saku dalam pecahan kecil yang masih rapi, telah menjadi bagian tak terpisahkan dari lanskap budaya lebaran di Sumenep. Fenomena ini memicu antusiasme warga untuk mendatangi perbankan maupun jasa penukaran uang sejak jauh hari guna mendapatkan pecahan mulai dari Rp2.000 hingga Rp20.000.

Bagi warga di Kecamatan Kota Sumenep, Fatimah, lembaran uang yang masih bersih dan memiliki nomor seri berurutan itu bukan sekadar alat tukar. Uang baru tersebut merupakan instrumen kebahagiaan yang dipersiapkan khusus untuk dibagikan kepada keponakan, tetangga, dan anak-anak kecil saat momen silaturahmi tiba.

"Uang baru ini sengaja disiapkan untuk dibagikan kepada anak-anak agar mereka merasa lebih ceria saat merayakan hari raya," ujarnya saat ditemui di Sumenep, Minggu (22/3/2026).

Meskipun saat ini teknologi pembayaran digital semakin masif, eksistensi uang fisik dalam tradisi salam tempel di Sumenep seolah tak tergoyahkan. Ada nilai emosional yang terpancar ketika seorang anak menerima amplop berisi uang kertas yang masih "renyah", sebuah sensasi yang sulit digantikan oleh notifikasi transfer di layar ponsel.

Masyarakat setempat memandang tradisi ini sebagai bentuk syukur atas keberhasilan menjalani ibadah puasa selama sebulan penuh. Berbagi rezeki melalui uang baru dianggap sebagai cara paling sederhana namun bermakna untuk mempererat tali persaudaraan antarwarga.

"Tradisi salam tempel ini sudah menjadi cara masyarakat di sini untuk saling berbagi kebahagiaan saat lebaran," terangnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....