Kenaikan Harga Kedelai Tekan Produsen Tahu Lokal
- 27 Apr 2026 14:43 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Harga kedelai mengalami kenaikan signifikan dari Rp8.500 menjadi Rp10.500 per kilogram. Kenaikan ini dirasakan langsung oleh para pelaku usaha kecil, khususnya produsen tahu dan tempe di Kabupaten Sumenep.
Salah seorang pengusaha tahu di Kecamatan Lenteng, Sumenep, H. Abd. Wasik, Senin 27 April 2026 menilai kenaikan tersebut sangat memberatkan. Menurutnya, lonjakan harga terjadi secara bertahap, mulai dari Rp8.500 ke Rp9.000 hingga akhirnya mencapai Rp10.500.
“Untuk sementara, saya tetap bertahan menjalankan usaha dengan berbagai penyesuaian, termasuk mengurangi jumlah produksi tahu dan tempe,” ujar H. Abd. Wasik.
Distribusi penjualan pun kini dibatasi hanya di wilayah Sumenep. Hal itu dilakukan karena biaya transportasi ke luar daerah dinilai tidak lagi sebanding dengan keuntungan yang diperoleh.
“Semoga harga kedelai segera stabil agar tidak semakin membebani pelaku usaha kecil dan tidak mengganggu perekonomian masyarakat,” harapnya.
Untuk sementara, ia masih mempertahankan harga jual dan ukuran produk seperti biasa, meskipun keuntungan yang diperoleh sangat minim. Ia berupaya menjaga pelanggan tetap setia di tengah kondisi sulit ini.
“Jika kondisi ini terus berlangsung, bukan tidak mungkin banyak pengusaha tahu yang akan gulung tikar. Saat ini saja, sudah ada yang mengurangi volume produksi atau menaikkan harga jual,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....