Permintaan Kurma di Sumenep Meningkat, Pedagang Kewalahan Penuhi Stok
- 21 Feb 2026 15:48 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Setiap bulan suci Ramadan membawa berkah tersendiri bagi para pedagang kurma karena permitaan kurma mengalami peningkatan. Membuat para pedagang harus bekerja ekstra keras untuk memastikan pasokan.
Selama Ramadan permitaan kurma baik di pasar tradisional maupun di market-market mengalami peningkatan sangat signifikan. Karena buah ini menjadi hidangan favorit saat berbuka puasa, oleh Masyarakat Sumenep.
"Setiap Ramadan penjualan buah kurma mengalami peningkatan. Dan permintaan pembeli meningkat.’’ kata Said Gosali salah seorang pedagang kurma di Pasar Tradisional Anom Kabupaten Sumenep Sabtu (21/2/26)
Menurutnya terdapat sekitar 30 pedagang kurma yang aktif berjualan di dalam pasar tersebut. Mereka umumnya mengambil pasokan kurma dari Kota Surabaya, pusat grosir terbesar di Jawa Timur (Jatim) kemudian dijual kembali di Pasar Anom Sumenep
Tidak hanya di Pasar Anom, sekarang penjualan buah kurma di pasar-pasar tradisional di tingkat kecamatan juga mengalami peningkatan. Ini menunjukkan bahwa permintaan kurma memang merata di seluruh wilayah Sumenep selama bulan Ramadhan.
Harga kurma di Pasar Anom bervariasi, mulai dari Rp30.000 hingga Rp100.000 per kilogram, tergantung pada jenis dan kualitas kurma tersebut. Kurma jenis Ajwa, yang dikenal dengan teksturnya yang lembut dan rasa yang manis, biasanya dibanderol dengan harga tertinggi.
Sementara itu, kurma jenis Tunisia dan Mesir menjadi pilihan yang lebih ekonomis bagi masyarakat.
Selama Ramadan, kurma memang menjadi hidangan wajib yang disajikan saat berbuka puasa. Selain rasanya yang manis dan lezat, kurma juga dipercaya memiliki banyak manfaat kesehatan. Kurma dipercaya dapat mengembalikan tenaga yang hilang setelah berpuasa seharian penuh, serta memberikan nutrisi penting bagi tubuh.
Selain kurma sunnah Nabi selama puasa banyak yang mencari sebagai menu berbuka puasa. Tidak hanya itu mengandung banyak energi dan serat, jadi bagus untuk Kesehatan.
Lonjakan permintaan kurma ini tentu membawa dampak positif bagi perekonomian para pedagang di Pasar Anom. Mereka berharap tren positif ini akan terus berlanjut hingga akhir bulan Ramadan, bahkan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri.