Tantangan Modal Bagi Pelaku UMKM Skala Kecil
- 10 Feb 2026 07:36 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Di Sumenep mayoritas kaum Perempuan merupakan penggiat UMKM khususnya yang berskala kecil. Namun yang masih menjadi kendala, selain marketing atau pemasaran, yakni pendanaan. Walaupun berbagai lembaga keuangan mikro telah masuk ke pedesaan, namun nyatanya hal tersebut belum bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh para pelaku UMKM skala kecil disebabkan keputusan pendanaan yang kurang optimal.
Hal tersebut diungkapkan Lifatin Nada, Dosen Program Studi Bisnis Digital Universitas An Nuqoyah Guluk-Guluk dalam UMKM Bicara, Senin 9 Februari 2026. Lifa mengatakan, para pelaku UMKM skala kecil umumnya belum mengetahui secara jelas tentang bisnis apa yang sebenarnya mereka kerjakan. Berapa modal yang dibutuhkan serta banyak melakukan peminjaman di awal usaha.
"Padahal, bisnis skala kecil sebaiknya menghindari hal tersebut. Karena risiko yang akan ditanggung nantinya cukup besar," ujarnya.
Menurut Lifa, jika modal awal usaha berasal dari kita sendiri, maka risiko yang akan ditanggung dalam bisnis nantinya akan dapat diminimalkan. Hal ini sangat penting sebagai salah satu strategi manajemen keuangan yang dapat dilakukan oleh para penggiat UMKM skala kecil.
Namun, saat bisnis telah berkembang dan ekspansi bisnis menunjukkan catatan yang bagus, boleh meminjam modal tambahan pada lembaga keuangan yang sah. Sebab ketika bisnis telah berjalan lancar dan stabil, seiring waktu para pebisnis tentu membutuhkan peralatan tambahan untuk mendukung perkembangan usahanya.
Lifa mengingatkan bagi para penggiat UMKM skala kecil untuk membuat batasan yang jelas dalam menggunakan dana bisnisnya. "Sebaiknya, harus dipilah dan dipisah, antara uang pribadi dengan uang bisnis, supaya progres bisnis dapat diketahui dengan jelas," ujarnya. "Hal ini penting dilakukan, agar rugi ataupun laba nantinya dapat diketahui dengan jelas untuk kesinambungan bisnis yang tengah dijalani."
Strategi bisnis lain yang bisa dilakukan adalah membuat sesuatu yang berbeda dengan ciri khas dari bisnis kita dengan bisnis orang lain. Meskipun sejenis, namun harus ada perbedaan yang dapat menarik minat konsumen. Lifatin Nada berpesan bagi para penggiat UMKM skala kecil , rubah mindset dan jangan pernah lelah belajar. Banyak membaca, pandai-pandailah melihat peluang yang ada di hadapan kita, jangan hanya bertumpu pada satu bisnis. Terus lebarkan sayap dengan aktif menyerap informasi baru bagi perkembangan bisnis kedepan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....