Relawan Digital, Aksi Nyata di Era 'Online'
- 07 Agt 2025 06:11 WIB
- Sumenep
KBRN, Sumenep: Di era yang serba digital seperti sekarang, menjadi relawan tak lagi harus turun langsung ke lapangan. Cukup dari depan layar, anak muda pun bisa berkontribusi melalui kegiatan sebagai relawan digital. Mulai dari kampanye sosial, edukasi, promosi UMKM, hingga penyebaran informasi positif, semua bisa dilakukan secara daring.
Relawan digital adalah individu yang menyumbangkan waktu, tenaga, dan kemampuan mereka untuk kegiatan sosial melalui media digital. Kegiatan ini bisa berupa desain konten kampanye, memviralkan isu-isu penting, membuat video edukatif, hingga menjadi admin media sosial organisasi non-profit.
Menurut Rachmah Ida, Guru Besar Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga, relawan digital kini jadi perpanjangan tangan organisasi sosial dalam menyebarkan informasi. “Anak muda sangat dekat dengan media sosial. Maka ketika mereka dilibatkan dalam aksi digital, jangkauan pesan bisa lebih luas, cepat, dan berdampak,” ujarnya dalam diskusi publik bertema Peran Generasi Z dalam Ekosistem Digital, April lalu.
Lalu, apakah relawan digital memungkinkan dilakukan di Sumenep? Jawabannya: sangat mungkin. Anak muda Sumenep yang kreatif dan aktif di media sosial punya potensi besar untuk menjadi relawan digital. Bahkan, sudah ada beberapa komunitas yang memanfaatkan kekuatan daring untuk mengedukasi publik tentang literasi digital, lingkungan, hingga budaya Madura.
“Banyak anak muda di Sumenep yang sebenarnya sudah berperan sebagai relawan digital, hanya belum disebut demikian,” ujar Andika Febrianto, pegiat komunitas Madura Youth Network. Ia mencontohkan kampanye budaya lokal dan UMKM Sumenep yang dilakukan melalui Instagram dan TikTok sebagai bentuk kontribusi digital yang berdampak.
Menjadi relawan digital tak butuh modal besar, hanya perlu niat dan konsistensi. Dengan ponsel di tangan, anak muda Sumenep bisa jadi bagian dari perubahan sosial—tanpa harus menunggu punya jabatan atau organisasi besar.
Jadi, siapa bilang perubahan hanya milik mereka yang turun ke jalan? Di era digital, perubahan bisa dimulai dari ruang tamu—dengan Wi-Fi dan segelas kopi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....