Pelatihan Wirausaha Santri Sentuh Kebutuhan Nyata
- 23 Mei 2025 22:44 WIB
- Sumenep
KBRN, Sumenep: Pemerintah Kabupaten Sumenep terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang mandiri secara ekonomi melalui Program Wirausaha Santri 2025.
Pelatihan keterampilan kewirausahaan yang diberikan tidak hanya berbentuk teori, tetapi juga menyentuh kebutuhan nyata masyarakat.
Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudporapar) Kabupaten Sumenep, Muhamad Iksan, menjelaskan bahwa pelatihan dilakukan secara tematik dan disesuaikan dengan potensi lokal.
"Macam-macam ada pelatihan kripik singkong, ecoprint dan menjahit, pemanfaatan air kelapa menjadi VCO, dan pelatihan angkringan serta pemasaran," kata Iksan merinci saat pembukaan di di Pondok Pesantren At Taufiqiyah, Bluto, Jumat (23/5/2025).
Pelatihan ini tersebar di beberapa pondok pesantren di Kabupaten Sumenep dan didesain untuk melatih peserta menciptakan produk unggulan berbasis komunitas.
"Peserta merupakan unsur santri atau alumni dan tenaga yang aktif di Pondok Pesantren sebagai wujud santri mandiri dan berdaya saing selaku wirausaha," ungkapnya.
Di samping membekali keterampilan teknis, peserta juga diarahkan agar memahami manajemen usaha, strategi pemasaran, dan pemanfaatan media digital.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....