Penjual Jagung Ini, Rela Adu Nasib Hijrah ke Sumenep

  • 05 Mei 2025 19:37 WIB
  •  Sumenep

KBRN, Sumenep : Mukri, pria sederhana asal ujung Barat Pulau Madura, Bangkalan, memulai langkah hidupnya sebagai penjual jagung rebus manis sejak 2009. Dengan hanya bermodal gerobak kayu dan beberapa kilogram jagung, ia berkeliling kampung menawarkan dagangannya dengan senyum sabar dan semangat yang tidak pernah padam.

Awal mula dari Bangkalan, kehidupannya penuh tantangan. Penghasilan tidak menentu, cuaca tak bisa ditebak, dan persaingan yang ketat tidak membuatnya menyerah. Justru dari kesulitan itulah Mukri belajar memahami pentingnya rasa, kualitas, dan pelayanan.

Pada tahun 2009, ia memutuskan hijrah ke Sumenep, membawa mimpi dan keinginannya untuk hidup lebih baik. Di kota ini, Mukri kembali merintis dari nol, memperkenalkan jagung rebus manis khas racikannya.

"Semua mulai dari nol lagi pas sampai ke Sumenep, tapi ya semangat bisa bersaing, karena setiap penjual pasti punya cara dan racikannya masing - masing, " ujarnya kepada RRI, Senin (5/5/2025).

Perlahan tapi pasti, jagung rebus Mukri mulai dikenal masyarakat Sumenep karena rasanya yang manis alami, empuk dan harum. Selain itu juga direbus segar setiap hari serta tanpa bahan pengawet, sehingga aman untuk semua usia.

Tahun demi tahun berganti, pelanggan Mukri terus bertambah. Kini, di tahun 2025, Mukri tak hanya dikenal sebagai penjual jagung rebus, tapi juga sebagai contoh usaha kecil yang dijalankan dengan kejujuran dan ketekunan mampu mengubah nasib.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....