Harga Emas Hari Ini dan Prediksi Menjelang Lebaran 2026
- 07 Mar 2026 09:20 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Harga emas batangan di Indonesia terus mengalami perubahan dari hari ke hari. Logam mulia ini masih menjadi salah satu pilihan investasi yang diminati masyarakat karena dinilai relatif stabil dalam jangka panjang. Selain untuk investasi, emas juga sering dibeli sebagai perhiasan maupun tabungan keluarga.
Pada perdagangan hari ini, harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam berada di kisaran Rp3.024.000 per gram. Angka tersebut menjadi acuan bagi banyak masyarakat yang ingin membeli emas batangan resmi di pasar domestik. Pergerakan harga emas dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari harga emas dunia, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika, hingga kondisi ekonomi global.
Jika dilihat dari berbagai ukuran, harga emas batangan memiliki nilai berbeda sesuai beratnya. Untuk ukuran kecil seperti 0,5 gram berada di kisaran Rp1,56 juta, sedangkan 1 gram sekitar Rp3,02 juta. Sementara ukuran 5 gram berada di kisaran Rp14,8 juta, dan 10 gram sekitar Rp29,7 juta. Untuk ukuran yang lebih besar seperti 25 gram harganya mendekati Rp74 juta, 50 gram sekitar Rp148 juta, dan 100 gram mencapai sekitar Rp296 juta.
Harga tersebut bisa berbeda di beberapa tempat karena adanya biaya tambahan seperti pajak dan biaya cetak. Selain itu, harga di toko emas atau lembaga penjualan lain juga dapat mengalami selisih karena mengikuti mekanisme pasar masing-masing.
Menjelang bulan Ramadan dan Hari Raya Idulfitri, permintaan emas di Indonesia biasanya mengalami peningkatan. Banyak masyarakat memanfaatkan momen ini untuk membeli emas dari dana tunjangan hari raya atau tabungan yang telah disiapkan sebelumnya. Permintaan yang meningkat sering membuat harga emas bergerak lebih aktif dibanding bulan biasa.
Sejumlah analis pasar memperkirakan harga emas masih memiliki peluang bergerak naik dalam beberapa pekan ke depan. Ketidakpastian ekonomi global, inflasi, serta meningkatnya minat investor terhadap aset aman menjadi faktor yang mendukung kenaikan harga emas di pasar internasional menurut Reuters.
Jika tren tersebut berlanjut, harga emas di dalam negeri berpotensi stabil atau mengalami kenaikan tipis menjelang Lebaran 2026. Namun demikian, para pengamat mengingatkan bahwa harga emas tetap bisa mengalami fluktuasi sewaktu-waktu karena sangat dipengaruhi kondisi ekonomi dunia.
Bagi masyarakat yang ingin membeli emas, banyak ahli investasi menyarankan untuk melihat tujuan jangka panjang. Emas umumnya lebih cocok dijadikan sebagai alat penyimpan nilai dalam waktu lama dibanding untuk keuntungan jangka pendek. Dengan cara tersebut, fluktuasi harga harian tidak terlalu memengaruhi manfaat investasi emas itu sendiri.