Alasan Gen Z Rajin Menabung Dibanding Generasi Lain

  • 27 Mei 2025 09:33 WIB
  •  Sumenep

KBRN, Sumenep : Sebuah tren menarik muncul di kalangan generasi muda saat ini. Berdasarkan survei global dan nasional terbaru, Gen Z mereka yang lahir antara tahun 1997 hingga 2012 terlihat lebih disiplin dalam menabung dibandingkan generasi sebelumnya seperti milenial, Gen X, dan baby boomer.

Dalam survei yang dilakukan oleh Talker Research di Amerika Serikat pada awal 2025, terungkap bahwa 5% Gen Z berhasil menyisihkan seluruh penghasilan bulanannya untuk ditabung. Angka ini merupakan yang tertinggi dibandingkan kelompok usia lainnya. Bahkan hanya 16% dari mereka yang mengaku tidak menabung sama sekali, jauh lebih rendah dibandingkan generasi milenial dan baby boomer.

Di Indonesia, survei YouGov pada 2024 mencatat bahwa 64% Gen Z menggunakan Tunjangan Hari Raya (THR) untuk ditabung, sementara 31% memilih untuk menginvestasikannya. Sebaliknya, Gen X dan baby boomer lebih banyak mengalokasikan dana tersebut untuk belanja kebutuhan dan donasi.

Fenomena ini dipicu oleh beberapa faktor. Gen Z tumbuh di tengah kemudahan akses informasi tentang literasi keuangan melalui media sosial dan platform digital. Mereka juga menyaksikan langsung dampak krisis ekonomi global, termasuk pandemi COVID-19, yang membentuk kesadaran finansial sejak dini.

Tak hanya itu, banyak dari Gen Z yang masih tinggal bersama orang tua sehingga pengeluaran mereka relatif lebih rendah. Kondisi ini memberi ruang lebih besar untuk menyimpan uang, terutama bagi mereka yang sudah memiliki penghasilan sendiri.

Mereka juga cenderung mengikuti tantangan keuangan seperti “no spend challenge” yang marak di media sosial. Survei NatWest di Inggris menunjukkan bahwa 74% Gen Z pernah mengikuti kegiatan menabung yang dipopulerkan secara daring, sementara hanya 21% dari generasi lebih tua yang melakukan hal serupa.

Dengan kebiasaan menabung yang sudah terbentuk sejak muda, Gen Z dinilai memiliki potensi kuat untuk mencapai kemandirian finansial lebih cepat—asal konsisten dan cermat dalam pengelolaan dana jangka panjang.

Rekomendasi Berita