Dampak Konflik Iran-Israel Harga Daging Rajungan Tembus Rp600 Ribu

  • 23 Apr 2026 16:04 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep – Serangan Israel yang didukung Amerika Serikat terhadap Iran memberikan dampak signifikan terhadap harga rajungan di Indonesia.

Sukandar, seorang pengusaha rajungan asal Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Kamis 23 April 2026, mengungkapkan bahwa harga rajungan dari pembudidaya atau nelayan yang sebelumnya berada di kisaran Rp70.000 hingga Rp85.000 per kilogram, kini melonjak hingga mencapai Rp130.000 per kilogram.

“Awalnya naik menjadi Rp95.000, lalu terus meningkat secara bertahap hingga Rp130.000 per kilogram,” ujarnya.

Pengusaha yang biasa membeli rajungan langsung dari nelayan ini mengolah hasil tangkapan tersebut setiap hari di perusahaannya yang berlokasi di Jalan Raya Sumenep–Surabaya, Desa Pekandangan Sangra. Setelah diolah, daging rajungan dikemas sesuai takaran untuk kemudian dikirim ke sejumlah perusahaan lain berdasarkan pesanan.

Namun, saat ini harga daging rajungan dalam bentuk bersih juga mengalami kenaikan tajam, dari semula Rp400.000 per kilogram menjadi Rp600.000 per kilogram.

“Kenaikannya bertahap, mulai dari Rp450.000 hingga Rp500.000, dan sekarang sudah mencapai Rp600.000 per kilogram,” katanya.

Menurut Sukandar, kenaikan harga rajungan tidak terjadi secara langsung akibat konflik, melainkan melalui efek ekonomi berantai. Gangguan pada rute pengiriman, kenaikan harga bahan bakar, serta meningkatnya risiko distribusi menjadi faktor utama.

Selain itu, harga bahan pendukung seperti plastik, es, dan kemasan juga ikut mengalami kenaikan.

Karena sebagian besar rajungan yang diproduksi dikirim ke perusahaan ekspor, fluktuasi nilai tukar dolar Amerika Serikat turut memperbesar dampak kenaikan harga di pasar.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....