Air Minum Kemasan Naik Lagi, Pedagang dan Konsumen Resah
- 21 Apr 2026 10:05 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Harga air minum dalam kemasan kembali mengalami kenaikan dalam beberapa waktu terakhir. Kenaikan ini dirasakan langsung oleh pedagang maupun konsumen, terutama untuk produk yang banyak dikonsumsi sehari-hari.
Untuk kemasan gelas, harga yang awalnya hanya Rp12.000 per dus sempat naik menjadi Rp15.000. Kini, harga tersebut kembali mengalami kenaikan hingga mencapai Rp18.000 per dus.
“Sementara itu, air minum dalam kemasan botol ukuran 600 ml juga menunjukkan tren serupa. Dari harga awal Rp25.000 per dus, kemudian naik menjadi Rp27.000, dan saat ini kembali meningkat menjadi Rp29.000 per dus,” kata Agus, warga Karang Cempaka, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep.
Harga tersebut merupakan kisaran untuk air minum kemasan produksi lokal Madura. Produk lokal yang sebelumnya dianggap lebih terjangkau kini juga ikut terdampak oleh kenaikan biaya bahan baku, terutama plastik sebagai komponen utama kemasan.
“Kenaikan harga ini tidak hanya terjadi pada produk lokal, tetapi juga pada air minum kemasan yang didatangkan dari luar Madura. Bahkan, untuk produk luar daerah, kenaikannya cenderung lebih tinggi karena ditambah biaya distribusi dan transportasi,” ujar Agus.
Sejumlah pedagang mengaku cemas karena kenaikan harga diperkirakan masih akan terus terjadi dalam waktu dekat. Kondisi ini membuat mereka harus berpikir ulang dalam menentukan stok barang, di tengah ketidakpastian harga dari pabrik.
“Di sisi lain, omset penjualan terus mengalami penurunan karena jumlah pembeli yang semakin berkurang. Banyak konsumen mulai membatasi pembelian akibat harga yang kian mahal,” kata Agus.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....