Penjual Putu Keliling Selalu Dinanti Warga Saat Malam

  • 12 Jul 2025 11:23 WIB
  •  Sumenep

KBRN, Sumenep: Suara khas siulan uap dari cetakan bambu menjadi penanda hadirnya penjual kue putu keliling. Penjual selalu dinanti warga di desa lojikantang Kecamatan Kalianget. Dengan gerobak sederhana yang dimodifikasi di motornya, sang penjual berkeliling dari satu sudut ke sudut lain, membawa kehangatan jajanan tradisional yang semakin langka ditemui.

Setiap malam, mulai anak-anak dan orang tua, tak pandang usia antusias menyambut kehadiran penjual putu ini. Aroma harum pandan dan gula merah dari kukusan kue putu selalu menggoda siapa saja yang mencium baunya.

“Saya sudah biasa beli di sini. Dengan cuaca berapa hari yang dingin, kue putu pas anget-angetnya saya pas menjadi cemilan di malam hari. Rasanya enak dan sekaligus ngingetin masa kecil,” ujar Nurul, salah satu pelanggan, Jum'at (11/7/2025).

Penjual kue putu ini sudah berjualan sekitar dua tahun. Memulai berkeliling selepas waktu Maghrib hingga larut malam, menyusuri gang-gang sempit dan jalanan perkampungan.

Di tengah gempuran jajanan kekinian atau modern, eksistensi kue putu keliling tetap bertahan karena nilai tradisional dan cita rasa khasnya yang sulit tergantikan. Menghadirkan rasa hangat di tengah dinginnya angin malam.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....