Spa Tradisional, Bisnis Berbasis Kearifan Lokal

  • 27 Jun 2025 09:10 WIB
  •  Sumenep

BRN, Sumenep: Ditengah maraknya gaya hidup modern dan serbuan spa berkonsep internasional, spa tradisional justru kembali diminati masyarakat. Berbasis pada ramuan alami, teknik pijat turun-temurun, dan nuansa kearifan lokal, bisnis spa tradisional saat ini masih tumbuh subur sebagai usaha yang tidak hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga melestarikan kearifan lokal.

Salah satu pelaku usaha spa tradisional, Nuurul Hidayati Agustin, Owner Shaliha Treatment dan Tradisional Spa di Sumenep, Madura, mengungkapkan bahwa awal berkecimpung dalam bisnis ini ketika perempuan atau para muslimah merasa kurang nyaman saat ingin melakukan perawatan tubuh di tempat yang kurang privasi, sehingga dirinya berinisiatif untuk melakukan layanan home service, sehingga bisa treatment dari rumah. Konsep bahan yang digunakan juga bahan-bahan tradisional yang melimpah ada di Kabupaten Sumenep yang konon adalah kota keraton

“Bagi saya mewariskan kearifan lokal itu penting, karena kita punya tanggung jawab untuk melestarikan budaya keraton Sumenep, secara dari bahan-bahan juga kita melimpah dengan rempah dan melestarikan peradaban masa lampau. Agar generasi kita juga semakin sadar akan pentingnya perawatan tubuh berbahan alami,” katanya menerangkan saat di Mozaik Indonesia RRI, Rabu (25/6/2025).

Spa tradisional menawarkan perawatan seperti body scrub menggunakan campuran beras, kunyit, dan jahe, pijat Madura, hingga terapi herbal. Selain memberi efek relaksasi, berbagai perawatan ini dipercaya mampu melancarkan peredaran darah, mengeluarkan racun tubuh (detoks), dan meningkatkan imunitas.

Menurut Titin, sapaan akrab Nuurul Hidayati Agustin yang telah lima tahun menggeluti bisnis ini, bahwa bisnis spa tradisional bukan hanya soal kecantikan, tapi juga bagian dari dakwah bagi para muslimah yang ingin tampil menarik di depan mahromnya, sebagai seorang istri yang ingin melayani suaminya sehingga performanya lebih sempurna di depan pasangan bukan orang lain. Nilai inilah yang terus diingatkan kepada para terapis di Shaliha treatmen untuk disampaikan kepada konsumennya.

“Kami juga terus melakukan inovasi, tidak hanya perbaikan layanan tapi juga pengembangan produk. Saat ini selain Tradisional spa, facial, kami juga menyediakan produk aroma terapi wewangian untuk tubuh dan ruangan seperti, dupa, lulur dan bosy mist. Ada juga pokak (minuman khas keraton Sumenep), jamu untuk kesehatan Miss V dan semuanya tersedia di kantor kani,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....