Rumah "Tanean Lanjhang" Kian Tergerus Zaman

  • 01 Mei 2026 16:29 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep : Rumah adat Tanean Lanjhang khas Madura kini semakin jarang ditemui di tengah perkembangan zaman. Perubahan pola hidup masyarakat serta faktor ekonomi disebut menjadi penyebab utama berkurangnya keberadaan hunian tradisional yang dahulu menjadi simbol kebersamaan keluarga besar tersebut.

Tokoh masyarakat, Pak Matrogo dari desa kalianget timur, Sumenep, menilai pergeseran nilai dalam kehidupan sosial membuat masyarakat mulai meninggalkan konsep tinggal bersama dalam satu kawasan keluarga. Menurutnya, generasi saat ini lebih memilih rumah pribadi dengan pertimbangan kenyamanan dan kebebasan.

“Dulu, hidup bersama dalam satu kawasan dianggap dapat mempererat hubungan keluarga. Semua anggota keluarga saling membantu dan menjaga satu sama lain,” ujar Pak Matrogo, Rabu (29/4/2026).

Ia menjelaskan, Tanean Lanjhang merupakan pola permukiman tradisional Madura yang terdiri atas deretan rumah keluarga dalam satu halaman memanjang. Sistem tersebut diwariskan turun-temurun sebagai bentuk kedekatan antaranggota keluarga.

Namun seiring perkembangan ekonomi, kebutuhan lahan dan biaya pembangunan rumah modern membuat masyarakat mulai beralih. Selain itu, perubahan pola pikir juga mendorong keinginan untuk hidup lebih mandiri.

“Sekarang banyak yang lebih mengutamakan privasi dan kemandirian. Anak-anak yang sudah menikah cenderung ingin memiliki rumah sendiri,” kata Pak Matrogo.

Menurutnya, keberadaan Tanean Lanjhang perlu dijaga karena memiliki nilai budaya dan filosofi kebersamaan yang tinggi. Ia berharap generasi muda tetap mengenal warisan leluhur tersebut meski hidup di era modern.

“Kalau tidak dikenalkan sejak sekarang, lama-lama anak muda hanya mendengar nama Tanean Lanjhang tanpa pernah melihat bentuk aslinya,” tuturnya.

Pelestarian rumah adat Tanean Lanjhang dinilai penting agar identitas budaya Madura tetap terjaga di tengah arus modernisasi yang terus berkembang.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....