Desa Alas Malang Raas Kembangkan Melon The Blues

  • 29 Apr 2026 16:00 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep – Inovasi pertanian kembali muncul dari wilayah kepulauan Kabupaten Sumenep. Desa Alas Malang, Kecamatan Raas, memperkenalkan terobosan baru melalui budidaya melon bertajuk “Melon The Blues” yang mulai menarik perhatian masyarakat.

Program ini diawali dengan penanaman sekitar 300 bibit melon yang dikelola secara mandiri oleh warga setempat. Dengan masa tanam kurang lebih 75 hari, tanaman tersebut menunjukkan hasil yang cukup menjanjikan, baik dari segi kualitas maupun potensi pasar.

Panen perdana dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 3 Mei 2026. Untuk menarik minat pembeli, hasil panen akan dipasarkan dengan harga promo sebesar Rp20 ribu per kilogram agar lebih terjangkau bagi masyarakat.

Keberhasilan budidaya tersebut tidak lepas dari dukungan kemitraan dengan SKK Migas bersama Kangean Energy Indonesia. Sejak tahun 2024, Desa Alas Malang menjadi bagian dari program pemberdayaan masyarakat yang awalnya berfokus pada komoditas cabai dan tomat.

Memasuki tahun 2025, program itu berkembang dengan memperkenalkan melon “The Blues” sebagai komoditas baru yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi sekaligus menjadi langkah diversifikasi pertanian desa.

Kepala Desa Alas Malang, Samiudin, mengatakan perjalanan budidaya melon ini penuh tantangan sejak awal.

“Sejak awal kami memulai dengan penuh keterbatasan. Mulai dari belajar teknik tanam, menyesuaikan kondisi tanah, hingga perawatan yang tepat,” ujarnya, Rabu 29 April 2026.

Menurutnya, semangat dan kebersamaan warga serta dukungan dari program binaan menjadi kunci keberhasilan hingga hasilnya mulai terlihat.

“Harapannya, semakin banyak masyarakat yang ikut menanam sehingga Desa Alas Malang dapat dikenal sebagai sentra melon di wilayah kepulauan,” katanya.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....