Mahasiswa Produktif Harus Pintar Atur Waktu
- 02 Apr 2026 12:20 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep : Mahasiswa dituntut tidak hanya aktif di perkuliahan, tetapi juga mampu mengembangkan diri melalui organisasi, komunitas, dan kegiatan pengembangan diri lainnya. Kunci agar semua aktivitas berjalan seimbang adalah kemampuan mengatur waktu dan menjaga konsistensi belajar. Hal tersebut disampaikan oleh Mohammad Khofi, Kaderisasi LPM Cakrawala, dalam sebuah sesi diskusi tentang belajar efektif ala mahasiswa produktif.
Menurut Khofi, belajar efektif bukan hanya soal lama waktu belajar, tetapi bagaimana mahasiswa mampu memanfaatkan waktu dengan baik di tengah berbagai aktivitas kampus dan pergaulan.
“Belajar efektif itu bagaimana kita bisa membagi waktu antara kuliah, bermain, organisasi, dan diskusi. Yang penting kita tahu waktu kita dan bisa mengoptimalkan waktu yang ada,” ujar Mohammad Khofi.
Ia menjelaskan, waktu di kampus yang terbatas harus dimanfaatkan dengan fokus saat perkuliahan berlangsung. Setelah pulang kuliah, mahasiswa sebaiknya tetap meluangkan waktu untuk membaca, berdiskusi, atau mengerjakan tugas agar materi yang didapat tidak hilang begitu saja.
Selain itu, Khofi juga menekankan pentingnya membuat jadwal harian atau rundown kegiatan agar aktivitas lebih terarah dan tidak menumpuk. Dengan jadwal yang jelas, mahasiswa bisa tetap produktif tanpa merasa terlalu terbebani.
“Kita harus punya rundown kegiatan dari pagi sampai malam. Jadi kita tahu kapan belajar, kapan istirahat, kapan diskusi. Kalau semua terjadwal, kita lebih konsisten dan tidak mudah malas,” katanya.
Ia juga berbagi cara menghindari rasa malas dan kebiasaan menunda pekerjaan. Menurutnya, kunci utama adalah memaksa diri untuk memulai kebiasaan baik, meskipun dari hal kecil seperti membaca satu halaman buku setiap hari.
“Kalau mau berubah itu harus dipaksa dulu. Misalnya tidak suka baca buku, mulai saja satu lembar setiap hari. Lama-lama jadi kebiasaan dan akhirnya suka membaca,” ujar Khofi.
Selain belajar dan organisasi, ia juga mengingatkan mahasiswa untuk menjaga kesehatan fisik dan mental dengan mengatur waktu istirahat. Terlalu sering begadang atau nongkrong hingga larut malam dapat mengganggu konsentrasi belajar keesokan harinya.
Di akhir sesi, Khofi memberikan pesan kepada mahasiswa agar tidak mudah menyerah dalam proses pendidikan dan pengembangan diri.
“Jangan pernah menyerah sebelum cita-cita kita tercapai,” pesannya.
Dengan manajemen waktu yang baik, kebiasaan belajar yang konsisten, serta keseimbangan antara akademik dan organisasi, mahasiswa diharapkan dapat menjadi pribadi yang produktif dan siap menghadapi dunia kerja di masa depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....