Lebaran Ketupat, Pantai Slopeng Dipadati Pengunjung

  • 28 Mar 2026 13:35 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Momentum Lebaran Ketupat dimanfaatkan masyarakat untuk berwisata bersama keluarga. Pantai Slopeng, salah satu destinasi unggulan di Kabupaten Sumenep, dipadati pengunjung dari berbagai wilayah, baik lokal maupun luar kota, pada perayaan tersebut.

Sejak pagi hari, arus kendaraan menuju kawasan wisata Pantai Slopeng terlihat meningkat. Rombongan keluarga datang membawa bekal ketupat dan hidangan khas Lebaran untuk dinikmati bersama di tepi pantai. Suasana kebersamaan begitu terasa di tengah hamparan pasir putih dan deretan pohon cemara yang menjadi ciri khas pantai ini.

Sejumlah pengunjung mengaku memilih Pantai Slopeng karena suasananya yang nyaman serta fasilitas yang cukup memadai. Selain menikmati panorama alam, wisatawan juga memanfaatkan momen ini untuk bersantai, bermain pasir, hingga mengabadikan momen bersama keluarga.

Salah satu pengunjung, Ahmad (35), warga Kota Sumenep, mengatakan bahwa tradisi berwisata saat Lebaran Ketupat sudah menjadi kebiasaan keluarganya setiap tahun.

“Setiap Lebaran Ketupat kami selalu ke sini. Selain dekat, tempatnya juga luas dan cocok untuk kumpul keluarga,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Siti (28), pengunjung asal Kecamatan Kalianget, yang datang bersama kerabatnya. Ia mengaku sengaja memilih Pantai Slopeng karena ingin merasakan suasana berbeda usai bersilaturahmi.

“Setelah dari rumah saud

ara, kami lanjut ke pantai. Anak-anak senang bisa bermain di sini,” katanya.

Meningkatnya jumlah pengunjung juga membawa berkah bagi para pedagang di sekitar kawasan wisata. Mereka mengaku mengalami peningkatan penjualan, terutama makanan dan minuman, selama perayaan Lebaran Ketupat.

Pihak pengelola wisata bersama aparat setempat turut mengantisipasi lonjakan pengunjung dengan meningkatkan pengamanan dan pengaturan lalu lintas di sekitar area pantai. Hal ini dilakukan demi menjaga kenyamanan serta keselamatan wisatawan.

Dengan ramainya kunjungan di Pantai Slopeng, Lebaran Ketupat tidak hanya menjadi tradisi budaya, tetapi juga mendorong sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat setempat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....