PLN Targetkan Masalembu Teraliri Listrik Akhir Tahun

  • 27 Okt 2025 12:33 WIB
  •  Sumenep

KBRN, Sumenep : Manager PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Pamekasan, Fahmi Fahrezi, menegaskan komitmen PLN untuk mencapai elektrifikasi 100 persen di seluruh Madura, meskipun menghadapi tantangan berat di wilayah kepulauan terpencil.

Hal itu diungkapkan Fahmi dalam dialog interaktif yang digelar RRI secara daring dalam rangka memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-80, Senin (27/10/2025).

Fahmi menyatakan bahwa secara umum, cakupan elektrifikasi di wilayah daratan Madura mulai dari Kabupaten Bangkalan hingga Sumenep sudah mendekati sempurna.

"Secara data, dari Kabupaten Bangkalan sampai Sumenep sudah mencapai 100 persen, namun kami akui masih ada beberapa desa di kepulauan yang belum teraliri listrik secara penuh," kata Fahmi.

Fahmi menyebut Kepulauan Masalembu sebagai salah satu wilayah yang menjadi fokus utama dan tantangan tersendiri bagi PLN saat ini.

"Ini menjadi tantangan tersendiri bagi kami karena komitmen bagi PLN adalah melistriki seluruhnya. Desa-desa seperti Masalima, Suka Jeruk, dan Pagerungan Besar di Kepulauan Masalembu adalah prioritas kami," ujarnya.

Manager PLN UP3 Pamekasan tersebut menargetkan, listrik PLN diharapkan sudah dapat masuk dan beroperasi di desa-desa tersebut pada akhir tahun 2025.

"Target kami, listrik PLN akan masuk pada akhir tahun ini. Bahkan, PLN Pusat telah menugaskan kami untuk melistriki Desa Sukajeruk dan Masalima secara penuh pada tahun depan," ucapnya tegas.

Fahmi mengakui bahwa strategi melistriki kepulauan di Madura memang menghadapi tantangan akses logistik yang sangat menantang.

"Akses ke kepulauan memang menantang, tetapi dari kami tetap tidak patah semangat untuk melistriki. Kami terus berkoordinasi intensif dengan PLN pusat untuk mempercepat implementasi program di lapangan," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....