Emoji 'Mawar Layu' Ekspresi Rahasia Gen Alpa
- 16 Sep 2026 08:42 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Emoji mawar layu (wilting rose) sempat menjadi emoji dengan pertumbuhan popularitas tercepat sepanjang 2025. Fenomena ini menunjukkan betapa cepat bahasa digital Gen Alpa berubah.
Generasi yang lahir sekitar 2010 hingga 2024 memakai emoji ini untuk menandai kesedihan. Dalam konteks tertentu, mawar layu juga digunakan secara ironis untuk menggambarkan pura-pura patah hati.
Melansir Guardian, fenomena tersebut menggambarkan istilah yang disebut linguis Amerika, Adam Aleksic, sebagai “forced emoji”. Artinya, sebuah emoji sengaja diberi makna tertentu untuk menandai tren atau kelompok tertentu.
Menurut Aleksic, popularitas mawar layu kemungkinan berawal dari komunitas meme JuggTok di TikTok. Saat emoji hati patah dianggap terlalu umum, mawar layu muncul sebagai pilihan yang lebih eksklusif.
Bagi remaja, memakai emoji yang belum populer menjadi cara menunjukkan bahwa mereka memahami lelucon terbaru. Sebaliknya, penggunaan emoji yang sudah populer sering dianggap sebagai tanda seseorang tidak mengikuti perkembangan tren.
Namun, popularitas emoji ternyata memiliki siklus yang cepat dan terus berganti. Setelah maknanya dikenal luas, mawar layu diperkirakan kehilangan daya tarik karena unsur eksklusivitasnya memudar.
Perubahan ini menunjukkan bahwa komunikasi anak muda semakin dinamis dan tidak selalu mudah dipahami generasi lebih tua. Ketika orang tua mulai mengenali satu emoji, generasi muda mungkin sudah menemukan simbol berikutnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....