Senioritas Sanggar Dhemar Membentuk Kepemimpinan Seni Berkarakter

  • 01 Mei 2026 22:06 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Perjalanan senioritas di Sanggar Dhemar tidak sekadar tentang bertambahnya usia atau lamanya waktu berkarya. Lebih dari itu, proses ini menjadi perjalanan panjang dalam memahami makna kepemimpinan, khususnya dalam seni tari dan teater.

Di balik panggung yang tampak gemilang, terdapat fase keraguan yang kerap dialami para senior. Keraguan muncul ketika mereka harus mengambil keputusan, membimbing anggota, hingga menjaga kualitas pertunjukan yang menjadi tanggung jawab bersama.

Ketua Umum Sanggar Dhemar, Dwi Ratu Rahayu, saat diwawancarai dalam program Pro 2 Jaga Malam, Sabtu, 2 Mei 2026, mengungkapkan bahwa keraguan merupakan bagian alami dari proses kepemimpinan. “Keraguan bukan tanda kelemahan, tetapi proses untuk belajar lebih hati-hati, berempati, dan bertanggung jawab terhadap komunitas,” ujarnya.

Seiring waktu, para senior juga dihadapkan pada dilema antara idealisme seni dan realitas organisasi. Mereka kerap harus memilih antara mempertahankan konsep artistik atau menyesuaikannya dengan kondisi anggota serta situasi yang ada.

Menurut Dwi Ratu Rahayu, dalam situasi tersebut tanggung jawab menjadi kompas utama seorang pemimpin. “Pemimpin tidak hanya dituntut percaya diri, tetapi juga mampu mengayomi, mendengarkan, dan menjadi penyeimbang ketika terjadi perbedaan pandangan,” tuturnya.

Perjalanan senioritas di Sanggar Dhemar adalah tentang menemukan keseimbangan antara keraguan dan tanggung jawab. Keduanya berjalan beriringan, membentuk karakter pemimpin yang tidak hanya kuat secara teknis, tetapi juga matang secara emosional dan social.

“Yang tidak kalah pentingnya harus mampu menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya,”Katanya mengakhiri.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....