Apakah Telur Paskah Aman Dikonsumsi? Simak Penjelasannya
- 02 Apr 2026 19:42 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Banyak orang menyimpan telur Paskah setelah perayaan selesai. Namun tidak semua telur Paskah aman dimakan setelah acara. Ada aturan penting yang harus diperhatikan agar tidak keracunan makanan.
Melansir laman Southern Living, telur rebus sebenarnya masih aman disimpan jika ditangani dengan benar. Kunci utamanya adalah waktu penyimpanan dan suhu. Jika salah menyimpan, bakteri bisa berkembang dengan cepat.
Para ahli menyarankan telur rebus harus segera didinginkan setelah dimasak. Telur tidak boleh berada di suhu ruang terlalu lama. Batas aman telur berada di luar kulkas hanya sekitar dua jam.
Masalah sering terjadi saat telur digunakan dalam permainan berburu telur. Telur yang diletakkan di luar ruangan bisa terkena kotoran dan bakteri. Karena itu, telur dari permainan sering tidak disarankan untuk dimakan.
Selain itu, pewarna telur juga harus diperhatikan. Pewarna yang digunakan harus aman untuk makanan. Hal ini penting karena serpihan kulit telur bisa ikut termakan.
Jika disimpan dengan benar di dalam kulkas, telur rebus bisa bertahan cukup lama. Telur rebus dapat disimpan hingga satu minggu. Baik telur yang sudah dikupas maupun belum dikupas tetap bisa disimpan.
Namun ada tanda telur sudah tidak layak makan. Telur yang berbau tidak sedap atau berlendir harus dibuang. Tekstur yang aneh juga menjadi tanda telur sudah rusak.
Para ahli juga tidak menyarankan membekukan telur rebus. Pembekuan dapat merusak tekstur telur. Putih telur bisa menjadi kenyal dan tidak enak dimakan.
Jika ingin aman, sebaiknya pisahkan telur untuk hiasan dan telur untuk dimakan. Gunakan telur khusus yang disimpan di kulkas untuk makanan. Cara ini dapat mengurangi risiko keracunan makanan.
Telur sisa perayaan sebenarnya masih bisa dimanfaatkan. Telur bisa diolah menjadi salad, sandwich, atau hidangan lain. Yang terpenting adalah memastikan telur disimpan dengan aman, namun keamanan tergantung cara penyimpanan dan waktu penyimpanan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....