Usaha Kijingan Makam yang Tetap Eksis hingga Kini
- 04 Sep 2024 09:41 WIB
- Sumenep
KBRN, Sumenep : Hingga saat ini, usaha kijing makam atau kijingan makam, masih terus eksis di Kabupaten Sumenep. Salah satunya yang dilakukan oleh Moh. Ali Candra (55), warga Desa Pandian, Kabupeten Sumenep.
Usahanya terbilang sukses, bahkan terus ia tekuni selama bertahun- tahun. Usaha Dagang (UD) Sama Jaya, miliknya terpusat di Jalan Barito, Pandian dan memiliki cabang di wilayah Kecamatan Lenteng dan Pulau Talango. Menurutnya, salah satu yang membuatnya bertahan ada variasi karya, baik itu keragaman motif maupun bahan.
"Mulai jenis beton tipe biasa, hingga lapisan batu alam maupun keramik ada," ungkapnya kepada RRI, Rabu (3/9/2024).
Menurutnya, biasanya jika ada pesanan custom dari pelanggan, dibutuhkan waktu sekitar satu minggu untuk menyelesaikan. Dibutuhkan kesabaran dan ketelatenan untuk memproduksi kijingan tersebut demi menjaga kualitas.
Masyarakat memandang kijing sebagai simbol penghormatan bagi almarhum keluarga. Menurutnya, pemesanan meningkat pesat saat menjelang Hari Raya Islam seperti Idul Fitri dan Idul Adha, karena ziarah kubur kerap dilakukan di momen tersebut. Terkait harga menurutnya tergantung variasi jenis kijing dan jarak pengantaran.
"Harganya relatif ya, pemesanan secara pribadi, biasanyan diantar sampai rumah. Bukan hanya lingkup Sumenep namun keluar kabupaten pun kami sigap memenuhi pesanan," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....