Mengulik Keunikan Tradisi Mengantar Rombongan Umroh di Sumenep

  • 01 Mar 2024 13:32 WIB
  •  Sumenep

KBRN, Sumenep : Prosesi mengantar rombongan umroh menjadi keunikan tradisi yang ada di Sumenep. Tradisi ini bukan hanya sebuah perayaan keberangkatan umat Muslim untuk menjalankan ibadah ke Tanah Suci, tapi juga mencerminkan kehangatan dan kebersamaan.

Sebelum keberangkatan, keluarga, teman, dan tetangga diundang untuk memohon doa sebagai bentuk syukuran. Doa-doa dilantunkan untuk memohon keselamatan, kelancaran perjalanan, dan ibadah yang diterima oleh Allah SWT.

Asmiyati menjelaskan, mengatarkan kerabat atau tetangga yang hendak ke Tanah Suci menjadi kegiatan Wajib di Desanya Ellak Data, Kec. Lenteng Sumenep. Banyak pesan nilai sosial dan nilai agamis didalam aktivitas ini.

“Kalau ada tetangga yang akan umroh, saya pasti menyempatkan untuk mengantar ke titik kumpul berangkat, kebetulan ini di masjid jamik. Iya kita saling mendoakan yang berangkat, dan meminta doa agar saya bisa dipanggil menjadi tamu Allah, berangkat ke Tanah Suci Makkah” kata Asmiyati, Kamis (29/2/2024).

Sebagai bentuk dukungan dan ungkapan kegembiraan, masyarakat Sumenep menggelar iring-iringan khusus untuk menghantar rombongan umroh. Tidak hanya keberangkatan yang menjadi fokus, tetapi masyarakat Sumenep juga menyambut kepulangan dengan antusias yang lebih meriah.

Mereka menyelenggarakan acara sambutan dan penghormatan bagi jemaah umroh yang telah menjalani ibadahnya dengan penuh keikhlasan. Tradisi ini menggambarkan rasa hormat dan penghargaan masyarakat setempat terhadap perjalanan spiritual jemaah umroh.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....