Tema Hari Guru Sedunia 2026
- 04 Okt 2026 05:54 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep – Hari Guru Sedunia diperingati setiap 5 Oktober sebagai momentum untuk mengapresiasi peran guru sekaligus meningkatkan perhatian terhadap kondisi dan dukungan yang dibutuhkan tenaga pendidik. Melansir dari laman UNESCO, pada 2026, peringatan tersebut memiliki makna khusus karena menandai 60 tahun sejak diadopsinya Rekomendasi ILO/UNESCO tentang Status Guru pada 1966.
Tema Hari Guru Sedunia 2026, “Standing with teachers: 60 years of protecting the profession, advancing its status and shaping our futures”. Tema tersebut menekankan pentingnya melindungi profesi guru, meningkatkan statusnya, serta memastikan guru memperoleh dukungan untuk menjalankan peran dalam membentuk masa depan pendidikan.
Rekomendasi ILO/UNESCO 1966 menjadi salah satu rujukan penting dalam menetapkan standar mengenai hak dan tanggung jawab guru, pendidikan dan pelatihan, perekrutan, ketenagakerjaan, serta kondisi belajar dan mengajar. Hari Guru Sedunia sendiri telah diperingati sejak 1994.
Enam dekade setelah rekomendasi tersebut diadopsi, profesi guru menghadapi tantangan yang terus berkembang. UNESCO menyoroti sejumlah perubahan, mulai dari perkembangan teknologi digital, perubahan iklim, isu inklusi, hingga migrasi dan perpindahan penduduk. Berbagai perubahan tersebut turut memengaruhi status simbolis, profesional, dan material para guru.
UNESCO menjelaskan bahwa tantangan terhadap status profesi guru antara lain berkaitan dengan kurangnya pengakuan terhadap profesi, terbatasnya otonomi dan dukungan profesional, serta persoalan gaji, beban kerja, dan lingkungan kerja. Karena itu, peringatan Hari Guru Sedunia 2026 diarahkan untuk mendorong masyarakat dan pembuat kebijakan agar melindungi, mempromosikan, dan meningkatkan status profesi guru.
Peringatan global Hari Guru Sedunia 2026 akan berlangsung di Markas Besar UNESCO di Paris, Prancis, pada 5 Oktober. Agenda tersebut mencakup diskusi tingkat tinggi mengenai perlindungan dan peningkatan status profesi guru serta penganugerahan UNESCO-Hamdan Prize for Teacher Development edisi kesembilan.
UNESCO, ILO, UNICEF, dan Education International menyerukan dukungan kepada guru agar mereka dapat berkontribusi dalam membangun masyarakat yang lebih inklusif, damai, dan berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....