Mengenal Falconry di Uni Emirat Arab
- 13 Sep 2026 04:24 WIB
- Sumenep
SUMENEP - Falconry telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Uni Emirat Arab (UEA) selama sekitar 4.000 tahun. Melansir laman Abu Dhabi Culture, tradisi ini awalnya digunakan masyarakat Bedouin sebagai cara berburu di wilayah Semenanjung Arab yang memiliki keterbatasan sumber daya.
Seiring perkembangan zaman, falconry tidak lagi sekadar menjadi kegiatan berburu. Tradisi ini kini dikenal sebagai salah satu olahraga tradisional yang paling dihormati di UEA karena berkaitan dengan nilai keberanian, kehormatan, kemuliaan, serta penghormatan terhadap alam dan hewan.
Ketua Emirates Falconers’ Club, Sheikh Hamdan bin Zayed Al Nahyan, menyebut falconry juga memiliki nilai penting bagi generasi muda. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat mengenalkan anak-anak pada lingkungan gurun sekaligus mengajarkan kesabaran, keteguhan hati, kemauan kuat, dan persahabatan.
Salah satu tokoh yang memiliki peran besar dalam perkembangan falconry di UEA adalah almarhum Sheikh Zayed bin Sultan Al Nahyan. Ia telah mempraktikkan falconry sejak usia muda dan mendukung berbagai upaya pelestarian, termasuk program pelepasan burung elang dan pendirian Abu Dhabi Falcon Hospital.
Dalam prosesnya, burung falcon menjalani pelatihan untuk menukik dan menangkap umpan tiruan yang dikendalikan oleh pelatih. Setelah terbiasa, burung dilatih menggunakan mangsa hidup berupa burung merpati. Proses ini membutuhkan kesabaran sekaligus membangun ikatan khusus antara burung dan pemeliharanya.
Para pemelihara juga menggunakan sejumlah peralatan khusus, seperti tudung kulit, tempat bertengger berbahan kayu, dan pelindung lengan. Saat ini, perangkat GPS yang dipasang pada kaki burung menjadi perlengkapan penting untuk membantu memantau keberadaan burung, terutama karena beberapa elang memiliki nilai yang tinggi.
Falconry hingga kini terus dirayakan di berbagai wilayah UEA melalui pertunjukan dalam perayaan Hari Nasional, kegiatan budaya, serta berbagai acara warisan tradisional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....