Ratusan Penulis Nusantara Himpun Kisah Perjuangan dalam Antologi
- 18 Agt 2026 12:53 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep : SIP Publishing merilis mahakarya antologi kisah inspiratif bertajuk Akar yang Menolak Tumbang Jilid 5 karya Gol A Gong bersama ratusan penulis Nusantara pada tanggal 21 Juni 2026. Peluncuran buku yang terangkum dalam 15 jilid ini diselenggarakan di Perpustakaan HB Jassin, Kompleks Taman Ismail Marzuki, Jakarta.
Karya ini menghimpun buah pikir dan pengalaman batin dari lebih dari 400 penulis yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia. Duta Baca Indonesia, Gol A Gong, turut mendedikasikan waktunya sebagai mentor dan pembimbing yang memantik inspirasi para penulis dalam perhelatan ini.
Salah satu buku dalam seri tersebut, yakni Jilid 5, memuat berbagai kisah menggugah seperti "Diday Tea: Buruh Migran Jadi Penulis di Qatar" karya Gol A Gong serta "Ika Arista, Empu Keris Perempuan dari Madura" karya Farida Alief. Setiap kisah menyajikan narasi perjuangan hidup yang merepresentasikan ketangguhan jiwa manusia Indonesia dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan.
Peluncuran karya monumental ini dipusatkan di ruang Perpustakaan HB Jassin Jakarta sebagai salah satu ruang bersejarah dan pusat kebudayaan literasi nasional. Kegiatan ini lahir atas inisiasi penerbit SIP Publishing yang berbasis di Kalisari, Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Penerbitan buku ini dilatarbelakangi oleh keinginan untuk menyediakan lentera inspirasi serta mengalirkan energi positif bagi para pembaca di seluruh Tanah Air. Melalui rekam jejak perjuangan para tokohnya, karya ini diharapkan mampu menguatkan semangat masyarakat yang sedang menghadapi ketidakpastian hidup.
Proses penyusunan naskah lahir dari rahim perhelatan Festival Kisah Inspiratif Nasional 2026 yang didukung penuh oleh mitra kerja Ruang Menulis.ID (RMID). Seluruh naskah dikurasi secara ketat dan disunting hingga menjadi karya utuh yang disokong oleh Perpustakaan Nasional RI serta Dispusip Jakarta.
Direktur SIP Publishing, Indra Gunawan, berharap ke-15 jilid buku ini dapat menjadi jejak literasi yang abadi bagi generasi mendatang. Karya ini diharapkan tidak sekadar menjadi bacaan biasa, tetapi mampu menguatkan akar-akar generasi bangsa agar tidak mudah tumbang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....