Susu Kedelai, Sumber Protein Nabati yang Kaya Nutrisi

  • 09 Agt 2026 11:26 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Susu kedelai menjadi salah satu pilihan minuman berbahan nabati yang cukup populer. Selain dapat dikonsumsi sebagai alternatif susu, produk ini juga memiliki sejumlah kandungan nutrisi yang membuatnya menarik untuk menjadi bagian dari pola makan seimbang.

Melansir dari The Nutrition Source dari Harvard T.H. Chan School of Public Health, kedelai merupakan sumber protein yang kaya nutrisi. Protein kedelai juga termasuk protein lengkap karena mengandung sembilan asam amino esensial yang tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh dan perlu diperoleh melalui makanan.

Secara khusus, satu cangkir atau sekitar 240 mililiter susu kedelai tercatat mengandung sekitar tujuh gram protein dan enam miligram isoflavon. Kandungan tersebut menjadikan susu kedelai sebagai salah satu pilihan sumber protein nabati dalam menu sehari-hari.

Selain protein, makanan berbahan kedelai juga mengandung sejumlah zat gizi lain, seperti vitamin B, serat, kalium, dan magnesium. Kedelai juga dikenal mengandung isoflavon, yaitu senyawa dari kelompok fitoestrogen yang memiliki aktivitas estrogenik dan anti-estrogenik yang relatif lemah di dalam tubuh.

Konsumsi kedelai dalam pola makan secara umum menunjukkan efek yang bersifat netral hingga berpotensi menguntungkan terhadap sejumlah kondisi kesehatan. Namun, hasil penelitian dapat berbeda bergantung pada jenis produk kedelai, jumlah konsumsi, serta metode penelitian yang digunakan.

Dalam kaitannya dengan kesehatan jantung, kedelai memiliki sejumlah karakteristik yang mendukung pola makan sehat, antara lain kandungan lemak tak jenuh ganda, serat, vitamin, dan mineral serta kadar lemak jenuh yang relatif rendah. Mengganti sumber protein hewani tertentu, terutama daging merah, dengan protein nabati seperti kedelai juga dikaitkan dengan risiko penyakit jantung yang lebih rendah dalam penelitian observasional.

Meski demikian, susu kedelai bukanlah minuman yang dapat dianggap sebagai obat atau pencegah penyakit tertentu. Bukti ilmiah mengenai manfaat kedelai untuk berbagai kondisi kesehatan masih terus diteliti dan tidak selalu menunjukkan hasil yang sama. Karena itu, konsumsi susu kedelai sebaiknya ditempatkan sebagai bagian dari pola makan beragam dan seimbang, bukan sebagai satu-satunya sumber nutrisi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....