Duka Nestapa Orang yang Durhaka kepada Orang Tua
- 07 Agt 2026 07:50 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Berbuat baik kepada kedua orang tua atau birrul walidain adalah kewajiban mutlak dan salah satu amal paling utama dalam Islam, yang kedudukannya disandingkan langsung setelah perintah menyembah Allah SWT. Durhaka kepada orang tua adalah dosa besar yang membawa duka nestapa, mendatangkan siksa di dunia, serta ancaman neraka di akhirat.
Hal ini disampaikan Ustadz Zainullah, Penyuluh Agama Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep, saat di Mutiara Pagi RRI, Senin3 Agustus 2026. Ia mengatakan durhaka kepada orang tua termasuk dosa besar, dan Al-Qur'an memerintahkan setiap anak untuk berkata lemah lembut kepada kedua orang tua, terutama ketika mereka telah lanjut usia.
“Mengucapkan kata yang menyakiti hati, apalagi memperlakukan mereka dengan tidak hormat, merupakan perilaku yang bertentangan dengan nilai kasih sayang dan penghormatan dalam keluarga. Perilaku tersebut dapat menghilangkan keberkahan hidup, mempersempit rezeki, menimbulkan kegelisahan, hingga merusak hubungan dalam keluarga,” katanya.
Menurutnya, menghormati orang tua tidak selalu diwujudkan melalui pemberian materi. Sikap santun, tutur kata yang baik, kepedulian terhadap kesehatan, serta kesediaan membantu kebutuhan mereka merupakan bentuk bakti yang bernilai tinggi. Ketika orang tua telah meninggal dunia, anak tetap dapat berbakti dengan mendoakan mereka, menyambung silaturahmi dengan kerabat, dan melanjutkan amal kebaikan yang pernah mereka lakukan.
Momentum apa pun dapat menjadi pengingat untuk memperkuat hubungan dalam keluarga. Menghargai jasa orang tua bukan sekadar kewajiban, tetapi juga investasi nilai kemanusiaan yang akan diwariskan kepada generasi berikutnya. Dengan menumbuhkan budaya hormat dan kasih sayang kepada orang tua, diharapkan tercipta keluarga yang harmonis, penuh keberkahan, serta menjadi fondasi kuat bagi kehidupan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....