Memahami Makna Kewajiban Bersyukur dalam Kehidupan Sehari-hari
- 03 Agt 2026 11:07 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep – Syukur merupakan salah satu ajaran penting dalam Islam yang perlu diamalkan setiap muslim. Syukur menjadi bentuk terima kasih kepada Allah Swt. atas segala nikmat yang diberikan.
Nikmat tersebut dapat berupa kesehatan, rezeki, keluarga, maupun kesempatan menjalani kehidupan. Karena itu, rasa syukur tidak cukup hanya diucapkan melalui lisan.
Tokoh agama Kecamatan Lenteng, Sumenep, Kiai Hodri mengatakan, syukur bukan sekadar anjuran, tetapi kewajiban yang harus dijalankan. Rasa syukur perlu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Dengan bersyukur, seseorang tidak hanya menjaga nikmat yang telah ada, tetapi juga membuka pintu datangnya nikmat yang lebih besar,” ucapnya dalam tausiah usai salat Subuh di Masjid Al Falah, Kolor, Sumenep, Senin, 3 Agustus 2026.
Dalam ajaran Islam, syukur diwujudkan melalui tiga aspek utama, yakni hati, lisan, dan perbuatan. Melalui hati, seorang muslim meyakini seluruh nikmat yang diterimanya berasal dari Allah Swt.
Sementara melalui lisan, rasa syukur dapat diwujudkan dengan mengucapkan pujian kepada Allah, seperti “Alhamdulillah”. Adapun melalui perbuatan, nikmat digunakan untuk berbagai kegiatan yang bermanfaat dan sesuai ajaran agama.
Wujud syukur dalam perbuatan dapat dilakukan dengan beribadah, membantu sesama, serta menjauhi larangan Allah. Dengan memahami dan mengamalkan syukur, kehidupan diharapkan menjadi lebih bermakna dan semakin mendekatkan diri kepada Allah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....