Ratusan SD di Sumenep Alami Kekosongan Kepsek Definitif

  • 28 Jul 2026 09:11 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep – Sebanyak 287 Sekolah di Kabupaten Sumenep hingga saat ini masih mengalami kekosongan Kepala Sekolah (Kepsek). Ratusan sekolah naungan Dinas Pendidikan (Disdik0 ini untuk sementara dipimpin pelaksana tugas (Plt).

Kepala Disdik Kabupaten Sumenep, Mohammad Iksan menyebutkan, dari 287 sekolah yang belum memiliki kepsek definitif, 280 diantaranya adalah Sekolah Dasar (SD). Lalu, sisanya tujuh Sekolah tingkat Menengah Pertama atau SMP.

”Secara umum tingkat SD yang belum ada kepala Sekolah definitifnya. Kalau SMP hanya tujuh Sekolah,” kata Iksan, Selasa 28 Juli 2026.

Menurutnya, Disdik telah menyebarkan berkas pendaftaran kepada 1.300 ASN yang berpotensi mengisi posisi tersebut. Namun, hanya 247 orang yang mengembalikan berkas melalui sistem, terdiri dari 32 orang bersedia menjadi kepsek SMP dan 217 ASN—baik berstatus PNS maupun PPPK—bersedia menjadi kepsek SD.

Untuk 65 posisi kepsek SD yang belum terisi, Disdik akan menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) terlebih dahulu sembari menjalankan seleksi tahap kedua.

“Untuk yang SD, sisanya akan dilakukan seleksi tahap kedua. Sementara akan ditunjuk Plt dulu,” kata Iksan.

Ia menambahkan, sesuai ketentuan, calon kepsek dari kalangan PNS harus mengantongi rekomendasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN), sementara PPPK memerlukan rekomendasi dari BKN dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN/RB). Mekanisme pengisian jabatan dilakukan melalui undangan resmi dari dinas maupun pengusulan mandiri oleh ASN yang berminat.

Secara terpisah, Bupati Fauzi menyampaikan bahwa proses pengangkatan ratusan kepsek definitif tersebut saat ini sudah berjalan dan berkasnya sudah berada di mejanya.

“Untuk kepala sekolah yang kosong sekarang masih proses, dan sudah ada di meja saya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, proses mutasi pejabat harus melalui tahapan pemberitahuan resmi kepada BKN nantinya akan mendapatkan surat balasan persetujuan.

“Setelahnya, BKN akan mengirimkan surat balasan kepada Pemkab Sumenep. Kami targetkan bulan ini selesai,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....