Di Balik Layanan Paspor, Imigrasi Pamekasan Siapkan Program untuk Warga
- 16 Jun 2026 14:16 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep : Kantor Imigrasi terus memperluas perannya di tengah masyarakat melalui berbagai program sosial dan pemberdayaan. Langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan agar jajaran imigrasi tidak hanya berfokus pada pelayanan keimigrasian, tetapi juga mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Pamekasan terus berinovasi dan mengembangkan program-program yang berdampak sosial. Sejumlah kantor imigrasi di Indonesia bahkan telah menggagas kegiatan produktif yang melibatkan masyarakat dan dunia usaha sebagai bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi. Kantor Imigrasi saat ini masih mempersiapkan berbagai program karena sedang melakukan pembaruan fasilitas kantor. Meski demikian, sejumlah gagasan telah mulai disusun, salah satunya program peternakan sapi yang diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Selain pemberdayaan ekonomi, Imigrasi juga menyiapkan program pelayanan kesehatan gratis bagi warga. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan puskesmas setempat. Program ini ditujukan untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan dasar.
Ahmad Muttaqin Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non Tpi Pamekasan mengatakan dalam dialog khusus bersama RRI pada Rabu 10 Juni 2026 , idak hanya itu, bantuan sosial berupa paket sembako juga direncanakan akan disalurkan kepada warga yang membutuhkan. "Program tersebut menjadi bagian dari komitmen Imigrasi untuk hadir lebih dekat dan memberikan kontribusi nyata di lingkungan sekitar kantor pelayanan" ujarnya.
Dalam bidang pendidikan, Kantor Imigrasi mengembangkan program bertajuk Immigration Community Teaching. Melalui program ini, petugas akan mendatangi sekolah maupun desa untuk memberikan edukasi mengenai keimigrasian kepada masyarakat dan pelajar.
Program tersebut juga memberikan kesempatan kepada siswa untuk berkunjung langsung ke kantor Imigrasi. Anak-anak akan diajak mengenal proses pelayanan paspor, memahami tugas keimigrasian, hingga mengikuti simulasi atau permainan peran sebagai pemohon layanan. Kegiatan itu diharapkan dapat memperluas wawasan generasi muda mengenai berbagai profesi dan peluang yang ada di masa depan.
Selain edukasi langsung, Imigrasi juga tengah menyiapkan program berupa video-video pendek yang berisi pesan edukatif. Materi yang disampaikan mencakup pentingnya disiplin waktu, etos kerja, serta nilai-nilai positif lainnya yang relevan bagi masyarakat, khususnya generasi muda di Madura.
Kepala Kantor Imigrasi menegaskan bahwa sekolah maupun lembaga pendidikan yang ingin berkunjung ke kantor Imigrasi dipersilakan mengajukan surat permohonan. Pihaknya siap memfasilitasi kegiatan edukasi sebagai bagian dari upaya memperkenalkan pelayanan publik kepada masyarakat sejak dini.
Lebih jauh, Imigrasi juga membuka peluang pemanfaatan fasilitas dan sarana yang dimiliki untuk kepentingan masyarakat. Menurutnya, aset negara pada dasarnya berasal dari rakyat sehingga harus memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat. Semangat kolaborasi lintas instansi menjadi kunci untuk mempercepat pembangunan daerah dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Ia berharap seluruh instansi pemerintah dapat menghilangkan sekat-sekat sektoral dan lebih mengedepankan kerja sama. Dengan mengoptimalkan sumber daya manusia, sarana, dan potensi yang dimiliki masing-masing lembaga, berbagai kebutuhan masyarakat dapat dipenuhi secara lebih efektif dan berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....