Spons Cuci Piring Jarang Diganti Bisa Jadi Sarang Kuman
- 26 Mei 2026 10:43 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep – Spons cuci piring menjadi salah satu perlengkapan dapur yang hampir dipakai setiap hari. Meski terlihat sederhana, benda ini sering luput dari perhatian. Banyak orang tetap menggunakannya selama masih bisa berbusa, padahal spons yang terlalu lama dipakai berisiko menjadi tempat berkembangnya bakteri.
Kondisi spons yang lembap setelah digunakan membuat sisa makanan dan air mudah tertinggal di sela-selanya. Lingkungan seperti itu menjadi tempat yang ideal bagi mikroorganisme untuk berkembang, terutama jika spons jarang dibersihkan atau tidak pernah diganti dalam waktu lama.
Dari luar, spons mungkin masih terlihat bersih. Namun bagian dalamnya bisa menyimpan banyak kotoran yang tidak terlihat. Jika terus digunakan untuk mencuci piring, peralatan makan justru berpotensi kembali terpapar kuman dari spons yang dipakai berulang.
Tanda spons perlu diganti biasanya mulai terlihat saat warnanya berubah, permukaannya rusak, mengeluarkan bau tidak sedap, atau terasa lebih lembek dari biasanya. Kondisi ini menunjukkan spons sudah terlalu lama dipakai dan kebersihannya mulai menurun.
Di rumah, kebiasaan sederhana seperti membilas spons setelah dipakai lalu memeras hingga airnya keluar bisa membantu mengurangi kelembapan. Menjemur atau meletakkannya di tempat yang mudah kering juga penting agar spons tidak terus basah sepanjang hari.
Selain itu, mengganti spons secara rutin menjadi langkah yang lebih aman untuk menjaga kebersihan dapur. Karena digunakan langsung pada alat makan dan perlengkapan memasak, kondisi spons ikut berpengaruh pada kebersihan peralatan yang dipakai sehari-hari.
Hal yang sering terlihat sepele di dapur ternyata tetap perlu diperhatikan. Menjaga spons cuci piring tetap bersih dan menggantinya secara berkala bisa menjadi kebiasaan sederhana yang membantu menjaga kebersihan rumah dan kesehatan keluarga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....