Beras Dicuci Sampai Bening Lebih Sehat?

  • 21 Mei 2026 09:21 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep – Suara air mengalir saat mencuci beras menjadi kebiasaan yang hampir selalu ada sebelum memasak nasi. Tidak sedikit orang mencuci beras berkali-kali hingga airnya benar-benar bening karena dianggap lebih bersih dan sehat.

Belakangan, kebiasaan ini kembali ramai dibahas di media sosial. Banyak masyarakat mulai mempertanyakan, sebenarnya berapa kali beras sebaiknya dicuci sebelum dimasak agar tetap bersih tanpa menghilangkan kandungan gizinya.

Sejumlah ahli pangan menyebut beras umumnya cukup dicuci dua hingga tiga kali. Proses tersebut dinilai mampu membantu menghilangkan debu, sisa tepung, dan kotoran yang menempel di permukaan beras setelah proses penggilingan.

Namun, mencuci beras terlalu sering juga tidak disarankan. Sebab, beberapa vitamin dan mineral yang larut dalam air dapat ikut terbuang selama proses pencucian, terutama jika beras dicuci sambil diremas terlalu kuat.

Selain itu, pencucian berlebihan juga dapat memengaruhi tekstur nasi. Beras yang dicuci secukupnya biasanya menghasilkan nasi yang lebih pulen dan tidak terlalu lembek setelah matang.

Jenis beras turut memengaruhi proses pencucian. Beras premium umumnya memiliki lebih sedikit sisa tepung sehingga tidak membutuhkan terlalu banyak bilasan. Sementara beberapa jenis beras tertentu dicuci lebih banyak untuk mendapatkan hasil nasi yang sesuai.

Kebiasaan mencuci beras memang berbeda di setiap rumah tangga. Namun secara umum, mencuci beras secukupnya dinilai sudah cukup membantu menjaga kebersihan sekaligus mempertahankan kualitas dan kandungan nutrisi pada nasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....