Sejarah di Balik Keyboard QWERTY

  • 17 Mei 2026 13:04 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Keyboard QWERTY menjadi tata letak tombol yang paling umum digunakan pada komputer, laptop, hingga smartphone. Nama QWERTY diambil dari enam huruf pertama yang berada di bagian kiri atas keyboard.

Melansir dari laman TechTarget Susunan keyboard ini pertama kali dikembangkan oleh Christopher Latham Sholes pada abad ke-19. Saat itu, keyboard digunakan pada mesin tik mekanis yang masih memiliki keterbatasan dalam penggunaannya.

Tata letak QWERTY ternyata tidak dibuat untuk mempercepat proses mengetik. Susunan tersebut dirancang agar batang huruf pada mesin tik tidak mudah bertabrakan ketika digunakan terlalu cepat.

Dengan pengaturan huruf tertentu, pengguna mesin tik dapat mengetik lebih stabil tanpa menyebabkan alat mengalami kemacetan. Cara ini dinilai efektif pada masa penggunaan mesin tik manual.

Seiring perkembangan teknologi, susunan QWERTY tetap digunakan hingga era komputer modern. Tata letak ini kemudian menjadi standar internasional pada berbagai perangkat digital.

Selain QWERTY, terdapat beberapa jenis tata letak keyboard lain seperti Dvorak dan Colemak. Kedua model tersebut dikembangkan untuk memberikan kenyamanan dan efisiensi mengetik bagi pengguna.

Meski banyak alternatif baru bermunculan, keyboard QWERTY tetap menjadi pilihan utama masyarakat dunia. Faktor kebiasaan dan penggunaan yang sudah berlangsung lama membuat tata letak ini sulit tergantikan hingga sekarang.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....