Harga Suku Cadang Naik, Pelanggan Tunda Servis di Bengkel
- 29 Apr 2026 10:25 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep – Kenaikan harga suku cadang sepeda motor mulai dirasakan pelaku usaha bengkel di Kabupaten Sumenep. Salah satunya dialami Bengkel BABEBO yang berada di Desa Kalianget Timur, Rabu 29 April 2026.
Lonjakan harga sejumlah komponen seperti kampas rem, oli, hingga onderdil mesin berdampak langsung terhadap operasional bengkel dan daya beli konsumen. Kenaikan tersebut disebut terjadi secara bertahap dalam beberapa waktu terakhir.
Mekanik Bengkel BABEBO, Moel, mengatakan kondisi itu memaksa pihak bengkel menyesuaikan tarif servis maupun biaya penggantian komponen. Namun, penyesuaian harga kerap menuai keluhan dari pelanggan.
“Harga sparepart sekarang terus naik, kami juga terpaksa menyesuaikan. Tapi pelanggan kadang mengeluh karena biayanya jadi lebih mahal,” ujarnya.
Menurutnya, kenaikan harga suku cadang juga berdampak pada menurunnya jumlah pelanggan yang datang ke bengkel. Banyak pengguna sepeda motor memilih menunda servis rutin dan hanya datang ketika kendaraan mengalami kerusakan berat.
“Sekarang pelanggan lebih memilih menunda servis rutin. Mereka datang kalau motornya sudah benar-benar bermasalah,” katanya.
Pak Moel menilai kondisi tersebut tidak hanya berpengaruh terhadap pendapatan bengkel, tetapi juga berpotensi menurunkan kualitas perawatan kendaraan masyarakat.
“Kami berharap harga bisa kembali stabil, supaya bengkel tetap berjalan dan pelanggan juga tidak terbebani,” ucapnya.
Kenaikan harga suku cadang menjadi tantangan tersendiri bagi pelaku usaha bengkel di daerah, terutama di tengah tingginya ketergantungan masyarakat terhadap sepeda motor sebagai sarana transportasi utama.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....